Monday, 11 December 2017

Shabu Senilai Rp15 Miliar Dimusnahkan

Rabu, 11 Mei 2016 — 12:40 WIB
Pemusnahan narkoba di BNN. (ifand)

Pemusnahan narkoba di BNN. (ifand)

JAKARTA (Pos Kota) – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali memusnahkan shabu seberat 15,4 kilogram, di halaman kantor BNN, Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (11/5). Keseluruh barang haram itu sendiri didapat lima kasus berbeda yang diungkap BNN belum lama ini.

Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Arman Depari mengatakan, pemusnahan itu sendiri dari hasil pengungkapan yang dilakukan pihaknya. Dimana dari lima kasus tersebut, pihaknya juga meringkus 10 pelaku yang dua diantaranya merupakan WNA. “Dikesempatan itu, kami juga memusnahkan 20 butir ekstasi dan 245,2 gram ganja,” katanya, Rabu (11/5/2015).

Shabu itu, nilainya Rp1 juta per gram. Karenanya, shabu 15,4 kg yang dimusahkan bernilai sedikitnnya Rp15 miliar.

Dicerita Arman, untuk pengungkapan kasus pertama adalah pihaknya mengamankan seorang laki-laki berinisial AF alias W di sebuah hotel di kawasan Letjen S. Parman, Tomang, Jakarta Barat. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan shabu seberat 97,04 gram. “Selain shabu, kami juga menemukan 20 butir ekstasi serta 245,2 gram ganja kering dari tangan pelaku,” ujarnya.

Untuk kasus kedua, kata Arman, pihaknya menggagalkan transaksi narkotika 688,7 gram pada Kamis (14/4) lalu. Seorang pria berinisial AYK yang membawa shabu tersebut dari Yogyakarta menuju Tangerang, diringkus petugas. “Kami juga mengamankan seorang pria berinisial Is bersama seorang wanita berinisial DS yang menjadi penerima paket shabu tersebut,” ungkapnya.

Selanjutnya, petugas BNN juga mengamankan penyelundupan shabu yang akan diambil pria berinisial FS alias F saat akan mengambil sebuah tas jinjing di tempat penitipan barang di Super Market di kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (14/4). “Dari dalam tas jinjing tersebut, petugas menemukan dua paket shabu seberat 2.094 gram yang dibungkus dengan amplop cokelat,” papar Arman.

Untuk kasus keempat, pengungkapan penyelundupan shabu di Area Landasan Terminal 2F, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu (20/4). MA alias A yang diamankan petugas setelah diketahui di paha kiri dan kanannya diikatkan shabu seberat 254,2 gram. “Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama antara BNN dengan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta,” ungkap jendral bintang dua ini.

Terakhir, pengungkapan shabu dengan mengamkan empat pelaku yang dua diantaranya warga negara Cina. LYL, LCY, (WNA), TSF alias A, dan An, yang ditangkap di depan sebuah rumah sakit yang berada di kawasan Pluit Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu (23/4). “Dari tangan para pelaku yang tengah bertransaksi, petugas menyita shabu seberat 12.307 gram,” ujar Arman.

Atas aksi yang dilakukan para pelaku, mereka pun akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan hukuman maksimal berupa hukuman mati. (ifand)