Sunday, 21 July 2019

Survei Kinerja Polri di Bawah Duet BH-BG Positif

Kamis, 12 Mei 2016 — 22:14 WIB
Duet pimpinan Polri, Jendral Badrotin Haiti dan Komjen Budi Gunawan,

Duet pimpinan Polri, Jendral Badrotin Haiti dan Komjen Budi Gunawan,

JAKARTA (Pos Kota) – Kinerja kepolisian terkait pemeliharaan keamanan & ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dinilai meningkatkan ekspresi kepuasan publik katimbang apresiasi negatif masyarakat semasa kepemimpinan duet Badrodin Haiti-Budi Gunawan.

“Masyarakat menilai kepolisian pada masa pemerintahan Jokowi-JK berhasil meningkatkan kinerja kepolisian dalam memelihara Kamtibmas,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Develomment Monitoring (IDM) Widodo Tri Sektianto dalam siaran pers yang diterima wartawan, Kamis (12/5).

Ia mengungkap itu terkait hasil survey IDM bertajuk “Potret Polri di Mata Publik di Era Pemerintahan Jokowi-JK”.

Dijelaskannya, hasil survei itu memperlihatkan penilaian masyarakat terhadap kepemimpinan duet jenderal BH-BG yang membawa korps Kepolisian dalam posisi yang baik. “Sebanyak 88.6 persen  masyarakat Indonesia menilai terjadi kerjasama yang padu dan kompak antara Kapolri Badrodin Haiti dan Wakapolri Budi Gunawan dalam memperbaiki kinerja Polri di era pemerintahan Jokowi – JK,” terangnya.

Rinciannya adalah sebanyak 76,2 persen responden menyatakan PUAS terhadap kinerja Polri dalam pemberantasan Terorisme.  Sedangkan yang kurang puas 16,3 persen dan  biasa saja 7,5 persen.

Disusul masalah  penegakkan hukum, responden yang menyatakan puas terhadap kinerja Polri dalam melakukan penegakan hukum terhadap perusak lingkungan termasuk pembakaran/ pembalakan hutan sebanyak 73,4 persen, dan kurang puas (18,5) persen serta biasa saja (8,1 persen)

“Di tahun 2015 sampai 2016 masyarakat mengetahui bahwa Polri lebih gencar dalam melakukan penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan, yang paling mengemuka adalah terhadap pelaku pembakaran hutan, baik dalam konteks menindak perusahaannya maupun individunya,” katanya.

Widodo mengungkapkan pengambilan sampel oleh IDM menggunakan teknik multistage random sampling. Metode penarikan sampel, Multistage random sampling, sample terpilih 1318  responden dan margin of error ± 2,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. “Pengumpulan data melalui Wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner, ” katanya. (rinaldi/win)