Friday, 20 July 2018

Bupati Bengkulu Selatan Merasa Dijebak

Sabtu, 14 Mei 2016 — 22:50 WIB
Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud,

Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud,

JAKARTA (Pos Kota) – Usai menjalani pengambilan sampel darah dan rambut, di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, membantah semua tuduhan yang ada selama ini. Ia menyebut semua yang dituduhkan merupakan jebakan dan dirinya merasa dijebak.

“Saya dijebak, semua tuduhan yang selama ini diarahkan ke saya tidak benar. Ada yang tidak suka dengan saya,” ungkap Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan, di kantor BNN, Sabtu (14/5).

Dirwan menyebut, jebakan yang dialami dirinya kali ini merupakan yang kedua. Karena sebelumnya, kasus serupa juga pernah terjadi saat dirinya digugat di Mahkamah Konstitusi (MK), terkait pilkada bupati Bengkulu Selatan, beberapa waktu lalu. “Makanya saya akan membantu BNN untuk meluruskan semua ini,” ungkapnya. (Baca: Bupati Bengkulu Selatan Dibawa ke Kantor BNN)

Dirwan juga membantah, kalau temuan shabu dan ekstasi ditempat kerjanya adalah bukan miliknya. Meski petugas menemukan barang haram itu ditempat kerjanya, namun ia tetap menegaskan penemuan itu tidak benar. “Saya dijebak, makanya akan membantu BNN untuk mengungkap kasus penemuan tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, BNNP Bengkulu melakukan penggeledahan di ruang kerja Dirwan Mahmud. Kala itu, petugas menemukan paket shabu dan ekstasi didalamnya. Kasus ini pun menjadi berlarut hingga akhirnya si bupati diboyong ke kantor BNN untuk melakukan tes darah dan rambut karena sebelumnya tes urine negatif. (Ifand)