Tuesday, 25 September 2018

Bursa Pariwisata Internasional Bali Targetkan Transaksi Rp 9,4 Triliun

Sabtu, 14 Mei 2016 — 16:39 WIB
Gedung Sapta Pesona Kemenpar RI. (ist)

Gedung Sapta Pesona Kemenpar RI. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan bursa pariwisata internasional Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2016.

Ajang yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC)  pada 22-26 Juni 2016 tersebut menargetkan 500 ribu wisatawan asing (wisman) ke Indonesia. Bursa Pariwisata Internasional Bali mentargetkan transaksi mencapai Rp 9,4 triliun.

“Saya mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan para pelaku bisnis pariwisata di Tanah Air untuk bagaimana mendatangkan wisman,” kata Menpar Arief Yahya kemarin.

Penyelenggaraan BBTF tahun ini mengangkat tema ”Where The World Comes To Meet”. Momen tersebut diyakini memberikan sumbangan besar pada target perolehan wisman 12 juta yang ditetapkan pemerintah tahun ini.

“Untuk mencapai target kunjungan 12 juta wisman telah ditetapkan 10  destinasi yang sudah exsisting  yaitu  Great Bali, Great Jakarta, Great Kepri, Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang), Wakatobi -Bunaken-Raja Ampat, Medan, Bandung, Makassar, Lombok, dan Banyuwangi untuk di-branding dan dipasarkan tahun ini di antaranya melalui even bursa pariwisata internasional di dalam dan luar negeri,” kata Arief.

Arief memastikan bahwa BBTF sebagai salah satu event bursa pariwisata internasional bergengsi di Indonesia banyak diminati para buyers potensial dari seluruh dunia untuk ‘berbelanja’ paket wisata yang ada di Bali dan destinasi wisata di kawasan Indonesia Timur (Bali beyond).

“Penyelenggaraan  bursa pariwisata internasional ini menghasilkan nilai ekonomi tinggi. Karena selain mendatangkan 300 buyers, 75 di antaranya merupakan platinum buyers dan buyer baru, juga menghasilkan transaksi yang  tahun ini akan naik dua kali lipat menjadi Rp 9,4 triliun dengan jumlah penjualan pax sebanyak 500.000  wisman,” pungkas Arief. (faisal/win)