Sunday, 16 December 2018

Ahok: Siapapun Masuk Jalur Busway Ketabrak, Sopir Nggak Salah

Senin, 16 Mei 2016 — 16:45 WIB
Petugas menilang kendaraan yang masuk jalur khusus Bus TransJakarta. (dok.)

Petugas menilang kendaraan yang masuk jalur khusus Bus TransJakarta. (dok.)

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, berharap PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengajukan banding atas vonis 2,5 tahun penjara yang diajukan hakim terhadap sopir bus Transjakarta, Bima Pringgas Suara. Sopir ini dinyatakan bersalah lantaran menabrak pengguna sepeda motor yang masuk jalur bus di kawasan Jakarta Kota, November 2015.

“Sebab, siapa pun yang masuk ke jalur busway ketabrak, itu sopir Transjakartanya tidak salah. Nah kami harap, sedang ajukan ke MA, naik banding, mudah-mudahan hakim MA bisa mengerti,” ujar pria yang akrab dipanggil Ahok ini di Balaikota DKI Jakarta, Senin (16/5/2016).

Mantan Bupati Belitung Timur itu pun berharap hakim di MA nantinya bisa mempertimbangkan beberapa hal yang membuat sopir tersebut bebas dari hukuman. Hal itu akan bisa menjadi preseden hukum bila kasus serupa terjadi di masa mendatang.

(Baca: Ahok Anggap Keliru Sopir Bus Trans Divonis 2,5 tahun karena Menabrak)

“Saya kira ini harusnya hakim yang harus bisa membuat sebuah presedir hukum di MA. Nah kami harap ini. Akan saya bilang sama Transjakarta ini naik ke MA enggak? Nah kalau MA sudah putuskan bahwa kalau yang nabrak di sana, walaupun belum ada undang-undangnya, ini akan jadi preseden hukum,” imbuhnya. (julian)

  • ardy

    Kalau blm ada undang2 nya berarti menerobos jalur busway gak bisa ditilang pak.