Saturday, 22 September 2018

Angkutan Berbasis Aplikasi Lakukan Uji KIR

Senin, 16 Mei 2016 — 16:16 WIB
Kendaraan berbasis aplikasi yang menjalani uji KIR. (Ifand)

Kendaraan berbasis aplikasi yang menjalani uji KIR. (Ifand)

JAKARTA (Pos Kota) – Untuk melegalkan angkutan berbasis aplikasi, ratusan kendaraan mulai melakukan uji KIR di tempat Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB), Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (16/5). Hal itu dilakukan sebagai syarat agar kendaraan tersebut dapat terus beroperasi di Jakarta.

Sedikitnya, 124 kendaraan yang bernaung di bawah Koperasi Kerja Persatuan Pengusaha Rental Indonesia (PPRI), menjalani persyaratan yang diminta pemerintah. Kelayakan kendaraan mereka diperiksa mulai dari rem, roda, dan seluruh kelengkapan kendaraan.

Ketua Umum Kopja PPRI, Pontjo Seno mengatakan, dilakukannya uji KIR atas kendaraan tersebut sesuai dengan perintah pemerintah. Hal itu dilakukan agar mobil pribadi yang berubah menjadi angkutan umum bisa terus beroperasi. “Ini baru tahap awal dengan melakukan pengujian sebanyak 124 kendaraan, besok masih akan berlangsung,” katanya, Senin (16/5).

Menurutnya, saat ini anggota yang tergabung dalam angkutan aplikasi ada sekitar 5000 personil. Namun dari jumlah tersebut, pihaknya kembali memilah kendaraan yang boleh ikut diatas tahun 2011. “Jadi totalnya sekitar 400 kendaraan yang akan diuji KIR. “Hari Selasa (17/5) besok menyusul 107 kendaraan dan seterusnya,” ujar Seno.

Sekedar informasi, sebelumnya terjadi pro dan kontra atas keberadaan angkutan berbasis aplikasi yang melayani penumpang. Akibatnya, aksi demo terjadi lantaran angkutan aplikasi menjadi penyebab sepinya penumpang. Apalagi, kendaraan tersebut tak memiliki izin trayek dan menjalani uji KIR. (Ifand)