Wednesday, 20 September 2017

Banyak Bangunan Tanpa Izin, DPRD Kota Depok Cuma Gertak Sambal

Minggu, 22 Mei 2016 — 8:52 WIB
Bangunan bermasalah yang diduga melanggar GSJ dan GSB di Jalan Sejajar Rel Stasiun Depok Baru. (anton)

Bangunan bermasalah yang diduga melanggar GSJ dan GSB di Jalan Sejajar Rel Stasiun Depok Baru. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Puluhan bangunan perumahan maupun gedung berlantai tiga di kawasan Kota Depok yang tak dilengkapi perizinan serta melanggar garis sepadan jalan (GSJ) dan garis sepadan bangunan (GSB) bakal ditindak tegas.

Anggota DPRD setempat dinilai tutup mata semakin maraknya bangunan yang berdiri dan bermasalah.

“Banyak bangunan perumahan baru maupun gedung bertingkat seperti rumah toko dan lainnya diKota Depok yang menyalahi perizinan tapi tak ada tindakan sama sekali oleh Pemkot setempat,” ujar Ujang, warga Depok.

Maraknya bangunan bermasalah dan tak dilengkapi perizinan seharusnya dapat diantisipasi dengan pengawasan yang ketat di setiap wilayah baukan malah dibiarkan dan sudah berdiri baru dipermasalahkan seperti bangunan tiga lantai di Jalan Raya Sejajar Rel Stasiun Depok Baru, perumahan Megapolitan di Cinere dan lainnya.

Menurut dia, banyak oknum yang bermain mata dengan keberadaan bangunan bermasalah di Kota Depok menambah kesan kalau Pemkot setempat tutup mata dan ada main dengan kalangan oknum tertentu termasuk kalangan oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang diperkirakan mencapai ratusan jumlahnya.

GERTAK SAMBAL

Hal senada dikatakan Ny. Tuti, warga lainnya, informasi berkaitan dengan rencana anggota DPRD Kota Depok akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke wilayah Cinere, Sukmajaya, Limo, Depok , Sawangan, Beji dan Tapos dinilai hanya gertak sambal saja terlebih kegiatan itu setelah ada informasi dari masyarakat atau LSM.

“Harusnya ngak perlu diinformasikan kalau mau Sidak datang langsung ke lokasi yang bermasalah karena semua kegiatan pembangunan tentunya harus melalui aturan seusai Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Depok yang sudah ada,” tuturnya kalau belum jalan sudah diberitahu percuma saja turun ke lapangan.

Sementara itu, anggota DPRD Komisi A DPRD Kota Depok mngakui bahwa akan meluangkan waktu untuk melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah bangunan bermasalah di Kota Depo mulai tanggal 23 – 25 Mei 2016 mendatang. “Ini berkaitan adanya informasi semakin maraknya bangunan bermasalah berdiri di Kota Depok,” ujar Ketua Komisi A DPRD setempat, Hamzah.

Rencana itu diakui anggota Komisi A lainnya Siti Nurjanah, yang menambahkan pihaknya memang akan melakukan Sidak ke sejumlah pembangunan yang bermasalah dan diharapkan pemilik maupun pengusahannya secepatnya mengurus perizinan.

(anton/sir)

  • endun

    gak jelas mutunya walkot depok, bangunan tanpa ijin menggila, lingkungan jadi nggak karu-karuan dibiarkan saja; kalau sekitar pusat pemerintahan kota depok di gdc saja orang bebas2 bangun, apalagi yang jauh