Sunday, 18 November 2018

Kontes, Burung Juara Ditawar Rp20 Juta

Minggu, 22 Mei 2016 — 16:33 WIB
Suasana lomba burung kicau di Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) Jakarta. (joko)

Suasana lomba burung kicau di Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) Jakarta. (joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Ribuan anggota komunitas pecinta burung kicau tumplek-blek di acara Ancol Independent Bird Championship 2016 di Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) Jakarta Utara, Minggu (22/5/2016). Di balik lomba tingkat nasional ini terjadi jor-joran transaksi jual-beli burung jawara dengan harga fantastik.

Lomba burung kicau yang diikuti ribuan anggota komunitas dari berbagai daerah di Tanah Air, diselenggarakan oleh Garuda 268 Team. “Lomba sebanyak 28 kelas dari berbagai jenis burung ini diikuti sekitar 1.500 kontestan,” ujar Ketua Garuda 268 Team, Edhie Edward yang sekaligus meranngkap sebagai ketua panitia pelaksana. Kontestan kebanyakan berasal dari Jabodetabek dan berbagai penjuru Indonesia yang datang ke Jakarta, menginap di hotel kawasan Ancol dan sekitarnya.

Dari pagi hingga selepas siang, pihak panitia sudah menjual tiket lomba sekitar 1.500 dengan harga dari Rp 50 ribu sampai Rp 300 ribu/kelas. “Lomba keindahan suara berbagai burung seperti murai batu, love bird, kacer, cucak hijau, kenari, pleci, ciblek, kolibri, dan cucak jenggot, dinilai tim juri profesional,” ujar Edhie yang sudah banyak menggelar kejuaraan tingkat nasional. Garuda 268 Team yang bermarkas di kediamannya, Jalan Garuda, Kemayoran, Jakpus, rutin menggelar latihan prestasi maupun lomba.

Lomba ini juga jadi ajang bagi sejumlah juragan untuk berburu burung jawara. Melalui lomba tersebut, bos-bos kecil ini memantau kondisi burung yang diincarnya di atas arena. “Burung yang mendapat prestasi juara langsung ditawar dengan harga menggiurkan,” ujar Saptomo, penggemar burung asal Bandung, Jawa Barat. Burung pleci miliknya dibeli Rp 20 juta oleh juragan asal Bekasi. “Dulu saya beli pleci cuma Rp 200 ribu, alhamdulillah, bisa laku Rp 20 juta, setelah masuk lima besar,” paparnya sumringah.

Andi, pecinta burung asal Bogor juga memborong murai batu dan love seharga Rp 70 juta. “Di sini, orang yang berani beli burung dengan harga mahal, bukan cuma saya. Banyak orang membeli burung jawara untuk dilombakan lagi maupun diternakkan supaya menurunkan anakan berkualitas jawara. Harga seekor jawara bisa ratusan juta rupiah,” kata Andi. Menurutnya seseorang punya burung jawara bisa jadi semacam mesin ATM. “Tiap seminggu sekali diikutkan lomba dan bisa mendapat hadiah uang tunai jutaan rupiah,” papar Andi yang memiliki seekor love bird berprestasi meraih 52 kali kejuaraan. (joko)

  • Grace Tan

    BO terpercaya hanya ada di sini gan, A*R*E*A*T*O*T*O* pin BB : 2B437694, silakan di daftar ya gan :D