Monday, 29 May 2017

Deteksi Dini Kunci Penting Penanganan Kanker

Rabu, 25 Mei 2016 — 18:26 WIB
Dt AdrianSetiawan SpOG, spesialis kebidanan dan kandungan SHKJ. (Ist)

Dt AdrianSetiawan SpOG, spesialis kebidanan dan kandungan SHKJ. (Ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Deteksi dini berupa pap smear menjadi kunci utama penanganan kanker serviks. Itu sebabnya bagi perempuan yang sudah pernah berhubungan seks sebaiknya melakukan pap smear secara rutin, minimal setahun sekali.

“Tidak ada upaya yang bisa mengatasi kanker serviks kecuali kita melakukan deteksi dini melalui pap smear,” papar dr Adrian Setiawan, SpOG, spesialis kebidanan dan kandungan Siloam Hospital Kebon Jeruk (SHKJ) di sela temu media bertema¬† Deteksi Dini dan Penanganan Penyakit yang Paling Banyak Menyerang Organ Reproduksi Wanita, Rabu (25/5).

Menurut Adrian selain mudah dan murah, pap smear memberikan hasil yang sangat akurat dalam medeteksi adanya kelainan sel pada rahim. Penemuan sel kanker secara dini menjadi kunci penting penanganan kanker. Jika ditangani secara dini maka peluang untuk sembuh sangat besar.

Pada stadium 1 dan 2 dikatakan dr Adrian, pengobatan kanker serviks dapat dilakukan melalui pembedahan atau operasi. Tumbuh kembalinya kanker jarang terjadi bila kanker sudah diangkat melalui operasi.

“Akan tetapi pasien yang sudah operasi tetap dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan termasuk pap smear secara teratur,” jelasnya.

Sedang untuk kanker serviks stadium lanjut IIB hingga IVB pengobatan dapat dilakukan melalui radiasi dan kemoterapi. Selain kanker serviks, perempuan juga harus mewaspadai kanker payudara. Data Kemenkes menyebutkan 12.146 perempuan dari 29.418 perempuan penderita kanker, menderita kanker payudara.

Kanker Payudara

“Kanker payudara menempati urutan pertama penderita kanker di Indonesia yakni sekitar 18,6 persen,” jelas dr Vera Nevyta Tarigan, SpRad, spesialis radiologi SHKJ.

Hingga kini belum diketahui secara spesifik penyebab kanker payudara. Tetapi faktor genetik dan perilaku atau gaya hidup diperkirakan memberikan sumbangan yang signifikan terhadap munculnya kanker payudara.

Seperti halnya jenis kanker lain, deteksi dini terhadap kanker payudara menjadi kunci penting penanganan kanker payudara. Deteksi dini tersebut bisa dengan cara sederhana seperti SADARI (meraba payudara sendiri), mamografi, USG dan MRI payudara.

SHKJ sendiri memiliki tim penanganan kanker yang mengancam para perempuan dengan dukungan tim ahli dan teknologi pemeriksaan yang canggih dan modern. (Faisal/win)