Thursday, 24 May 2018

Ribuan Liter Bersubdisi Dijual Ilegal di Pelabuhan Priok

Rabu, 25 Mei 2016 — 22:30 WIB
Barang bukti solar bersubsidi ilegal yang disita Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Barang bukti solar bersubsidi ilegal yang disita Polres Pelabuhan Tanjung Priok

JAKARTA (Pos Kota)- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Priok membongkar jaringan distribusi solar bersubsidi.

Ribuan liter solar subsidi didistribusikan dengan cara ilegal di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Victor Inkiriwang mengatakan, kasus itu terungkap pada 21 Mei 2016. Dalam pengungkapan kasus itu petugas menyita tujuh buah drum berukuran 1.400 liter beserta kendaraan yang digunakan.

“BBM (bahan bakar minyak) ini dijual secara ilegal di wilayah Tanjung Priok, dan sebagian besar di dalam wilayah pelabuhan,” ujar Kompol Victor, di Jakarta, Rabu (25/5/2016).

Polisi juga menangkap pelaku pendistribusian solar tersebut yang berinisial DT, 47 tahun. DT bertugas membawa mobil pikap bernomor polisi B 9064 OJ tersebut dan mendistribusikan kepada pembeli.

“Subsidi seharusnya diberikan kepada warga yang berhak dan membutuhkan, namun ini dijual secara ilegal dan tersangka mendapatkan stok BBM tersebut. (b)