Tuesday, 18 June 2019

Sambil Pacaran Minum Air Adik Ipar pun Dibikin Hamil

Kamis, 26 Mei 2016 — 6:17 WIB
keroyok

AGAKNYA Sukir, 21, ini memang pejuang selangkangan yang tidak berujung. Sebelum memacari sang kakak, ternyata memacari pula Tarmini, 16, calon adik iparnya. Ketika sudah resmi menikahi sang kakak, eh terbongkar skandal itu karena perut si ABG ini telah hamil dibuatnya. Polisi pun menengahi.

Sepertinya kita ini sudah turun derajat jadi bangsa ayam unggas. Setiap hari terjadi pelecehan seksual, dari balita hingga nenek-nenek. Tapi anehnya, banyak pula yang menentang ketika penjahat kelamin itu bakal dikenai hukuman kebiri kimia. Dia bisa bilang begitu, karena b
belum ada anggota keluarganya yang menjadi korban kebuasan si penjahat kelamin.

Penjahat kelamin paling baru di antaranya adalah Sukir, warga Bontonompo Selatan, Gowa, (Sulsel). Kelakuan dia sudah seperti ayam. Di kala memacari kakaknya, Rini, 19, dia sempat juga menggauli adiknya, Tarmini. Sambil menyelam minum air, begitu katanya.

Orangtua Rini – Tarmini memang termasuk keluarga mujur nan bahagia. Punya dua anak perempuan, semuanya cakep-cakep. Nah, Sukir yang mulai mengenali keluarga itu, setiap melihat keduanya langsung ukuran celananya berubah. Pada kakaknya demen, sama adiknya juga ngebet banget. “Mana saja yang dapat duluan,” katanya.

Mulailah Sukir memacari Rini, tapi di kesempatan lain dia juga melobi Tarmini yang lebih kecil. Ternyata si kecil lebih mudah ditaklukkan, sehingga dalam sebuah kesempatan berhasillah Sukir menggauli Tarmini. Katanya, uenak tenan! Maka sejak itu dia ke rumah Rini – Tarmini selalu entuk-entukan. Kalau nggak merayu kakaknya, ya merayu adiknya yang bisa ditembak langsung.

Hubungan Sukir – Rini memang sudah sangat serius, sehingga keduanya pun lalu diresmikan sebagai suami istri lewat KUA. Tapi baru beberapa minggu menikmati masa-masa bulan madu, tahu-tahu Tarmini mengaku sedang hamil pada orangtuanya. Dicek ke bidan, ternyata benar bahwa perut Tarmini memang positif, ada unsur janin di dalamnya.

Siapa gerangan pelakunya? Ternyata Tarmini menyebut inisial S. Sebut lengkap saja, karena di kampung Botolangkasa banyak yang punya nama berawalan S. “S itu Sukir menantu bapak sendiri,” kata Tarmini. Tentu saja ayah dan ibunya terkejut dan nyaris pingsan mendengar fakta itu.

Sukir pun dipanggil, ternyata dia membenarkan keterangan Tarmini. Tak ayal lagi sang mertua jadi naik pitam. Sukir jadi bulan-bulanan keluarga itu, dikeroyok warga sampai babak belur. Baru kemudian diserahkan polisi. “Mana mungkin anakku punya madu adik sendiri,” kata ayah nan malang itu.

Madu yang bagus ya dari Sumbawa lah! (JPNN/Gunarso TS)