Monday, 15 July 2019

Pengemudi GoJek Dirampok, Aslinya Rp30 Juta Mau Dipakai untuk Ini

Senin, 30 Mei 2016 — 21:44 WIB
Pengemudi GoJek terbaring lemah dengan perut ditikam dua begal yang merampok tas isi Rp30 juta miliknya. (angga)

Pengemudi GoJek terbaring lemah dengan perut ditikam dua begal yang merampok tas isi Rp30 juta miliknya. (angga)

BEKASI (Pos Kota) – Pulang mengantar penumpang, pengemudi GoJek ini ambruk ditikam perampok. Aksi jahat begal tak hanya membuatnya terluka tapi juga kehilangan dana untuk menikah.

Latif Anwar alias Awang tersungkur ditikam dua perampok di terowongan golf Jalan Raya Cimpaeun, Cilangkap, Tapos, Kota Depok. Pengemudi ojek online ini ditusuk saat ia berupaya mempertahankan motor yang diicar begal.

Motornya memang bisa diselamatkannya. Tapi, penjahat itu menggasak tas selempang isi Rp30 juta yang dibawanya.

“Uang itu rencananya mau digunakan untuk seserahan pernikahan, saya mau menikah tahun ini,” kata Awang ditemani kakaknya, Aidan, di rumah mereka di Kp Sidamukti, Cilodong, Depok.

(Baca: Pertahankan Motor, Rp30 Juta Milik Pengemudi Gojek Dirampok Penikamnya)

Menurut anak keempat dari lima bersaudara ini, perampokan yang dialaminya mendapat perhatian dari teman sesama pengemudi GoJek. “Saya mendapat bantuan dari solidaritas teman-teman di GoJek,” ungkapnya.

Awang mengaku belum melapor polisi. Ini karena ia masih sakit akibat tusukan pisau di perut yang mendapat 10 jahitan di RS Sentra Medika, Depok. (angga/yp)