Sunday, 25 February 2018

Sempat Buron, Pembunuh Pasangan Gay Ditangkap

Selasa, 31 Mei 2016 — 15:01 WIB
gay

BOGOR (Pos Kota) – Pelarian pelaku pembunuhan disertai pembakaran atas pasangan sejenisnya di Tanah Sareal Kota Bogor berakhir pada Senin (30/5) malam. Upayanya berkelana dari satu tempat ke tempat lain selama sebulan, ternyata membuatnya rindu kampung halamannya.

Saat kembali ke rumahnya di Kemang Kabupaten Bogor, ia disergap petugas gabungan Polres Bogor Kota dan Polsek Tanah Sareal yang sudah mengawasinya sejak Senin sore. Pengungkapan kasus pembunuhan terhadap pasangan Gay yang terjadi pada pertengahan April 2016 lalu.

Kapolres Bogor Kota, AKBP Andi Herindra mengatakan, tersangka Deni bin Yayan, 26, ditangkap Senin (30/5) sekitar pukul 19.00 Wib malam. Tersangka yang tak memiliki pekerjaan ini merupakan warga Kampung Gardu Timbangan RT 03/08, Desa Parakanjaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Penyuka seks sesama jenis ini menganiaya korban dan membakarnya hingga meninggal dunia.

AKBP Andi menuturkan, kejadian bermula pada Senin (18/4) sekitar pukul 04.00 WIB subuh di Gang Sahabat Rt 4/5 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor. Solihin alias Rian alias Indra bin Dulhani, 32, staf notaris tewas terbakar dalam kontrakannya.

Saat olah TKP, petugas menemukan kejanggalan karena yang terbakar hanya bagian dubur serta alat vital dan kaki korban.

“Dari keterangan saksi dan alat bukti, korban itu penyuka seks sesama jenis. Mereka bisa lakukan hubungan seks bertiga. Dari sini kami kembangkan dan mengarah ke pelaku,”kata AKBP Andi, Selasa (31/5).

SEBELUM DIBAKAR

Korban Solihin sebelum dibakar, lebih dulu dipukul kepala bagian belakang dengan menggunakan martil. Saat dianiaya, korban masih bangun dan bermaksud mengambil pisau dapur. Namun upayanya gagal, karena pelaku mendorongnya sehingga jatuh membentur tembok.

“Pisau diambil oleh pelaku dan ditusukkan kebagian leher, bagian perut, bagian kepala, dan bagian punggung. Setelah korban meninggal, tersangka mengambil bensin yang ada dimotor milik korban dengan menggunakan sedotan, kemudian ditumpahkan kelantai dan kasur serta ketubuh korban, kemudian tersangka mencari korek yang ada dilaci kecil milik korban. Pelaku mengeluarkan motor korban. Setelah itu, ia membakar korban,”kata Andi.

Ketika api mulai berkobar, pelaku melarikan diri memakai motor korban ke daerah Ramayana Bogor.

“Pelaku berhenti di jembatan Pasar Anyar. Barang-barang korban berupa HP dan dompet yang ada di jok motor, lalu dibuang ke sungai. Setelah itu, pelaku pulang kerumahnya,”kata Kapolresta.

Merasa bersalah dan yakin diburu polisi, pelaku kemudian menjual motor Honda Beat Nopol R 5735 W.

Uang dari penjualan motor yang ditawarkan melalui medsos Facebook, seharga Rp600 ribu, kemudian oleh tersangka di bagi-bagikan ke orang-orang yang ada di Pasar Anyar.

Selain pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa, 1 buah martil, 1 pisau dapur, 1 buah tang dan 1 dus HP Asus zenfone 4, Samsung Galaksi, 1 lembar bukti transfer
sejumlah kartu perdana.

Tersangka dan barang bukti saat diamankan di Polsek Tanah Sareal Polres Kota Bogor guna penyidikan lebih lanjut.
(yopi/sir)