Monday, 22 July 2019

Tolak Deportasi, 15 Warga Muslim Uighur Mogok Makan

Kamis, 2 Juni 2016 — 9:56 WIB
(ist)

(ist)

THAILAND  – Warga Muslim Uighur yang ditahan di Thailand, gelar aksi mogok makan menolak dideportasi kembali ke China.

Dilansir NHK, Kamis (2/6/2016), alasan 15 orang muslim Uighur menolak meninggalkan Thailand sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Turki adalah, mereka takut akan disiksa jika kembali ke China dan tak tahan dengan diskriminasi yang terjadi di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Sejak tahun 2014, ratusan warga Muslim Uighur ditahan pihak berwenang Thailand karena diduga masuk Thailand secara ilegal. Hingga kini, Negeri Gajah Putih dilaporkan sudah mendeportasi lebih dari 100 warga Muslim Uighur.

Kelompok Kongres Uighur Dunia mengatakan, bahwa saat ini sekira 70 warga Muslim Uighur ditahan di Thailand. Tindakan Thailand menahan warga Muslim Uighur, berhubungan dengan serangan bom di Kuil Erawan pada Agustus 2015 yang menewaskan 20 orang. Sebanyak dua orang tersangka telah ditetapkan sebagai tersangka serangan bom tersebut. (embun)