Thursday, 24 May 2018

Dua Dukun Cabul Berkoalisi untuk Menggerayangi Janda

Selasa, 7 Juni 2016 — 5:55 WIB
dukunpalsu

YANG suka berkoalisi ternyata bukan hanya partai, dukun pun kalau sudah cabul bisa saja berkoalisi dalam mencari korban. Contohnya Usup, 39, dan Ngadul, 28, dari Lampung ini. Ada janda Rasmi, 39, dari Cilacap menderita gatal-gatel kok malah dibuat kroyokan, diraba-raba secara bersama-sama.

Dua dukun berkoalisi di Cilacap untuk “mengeroyok” janda cantik Rasmi, warga Cigintung Wanareja. Hasilnya, mereka malah jadi urusan polisi. Soalnya, janda Rasmi bukan diobati, melainkan hanya diraba-raba untuk pemuasan nafsu.

Usup dan Ngadul ini sebenarnya warga Sukadana Lampung Timur. Jika bupatinya (Satono) tinggalkan Lampung karena terlibat kasus korupsi, dua lelaki ini tinggalkan daerahnya karena ingin ekspansi perdukukan ke wilayah Jawa. Di daerahnya mereka kurang laku, sehingga harus mencari terobosan dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Ngadul-Usup buka praktek di Wanareca. Secara getok tular namanya mulai dikenal, sehingga sampai pula pada keluarga Ngadirun, 70, warga Cigintung. Kebetulan anak perempuannya yang sudah janda, Rasmi, menderita gatal-gatal. Tak diketahui jelas, gatalnya karena kutu-kutu, atau gatal karena lama tak bersuami. Yang pasti, Mbah Ngadirun sangat percaya akan kepakaran dan kepiawian dua dukun tersebut.

Ngadul dan Usup segera mendatangi rumah Mbah Ngadirun. Tapi begitu melihat penampilan calon pasiennya, pikiran keduanya mendadak jadi ngeres setelah didului rasa kesengsem. Ini bedanya koalisi politik dengan koalisi asmara. Jika koalisinya PDIP-Gerindra mereka jengkel pada kelakuan Ahok, tapi koalisi Ngadul-Usup justru menimbulkan asmara yang menjurus ke pikiran ngeres dan kotor.

Dua dukun itu lalu masuk kamar, menerapi penyakit Rasmi. Janda itu lalu disuruh mandi air kembang dan air putih yang sudah diberi mantera. Di dalam kamar keduanya tak tahan melihat kemolekan Rasmi, sehingga janda itu lalu diraba-raba bagian “cagar alam”-nya. Rasmi sebetulnya ingin berontak, tapi dia takut juga pengobatan dihentikan secara sepihak.

Sudah beberapa kali mereka datang, tapi tak ada perkembangan. Padahal uang sebanyak Rp 2,3 juta juga sudah diambil dari Mbah Ngadirun dengan alasan untuk membeli jampi-jampi, termasuk mencari air yang diambil dari tempuran (tempat pertemuan) tujuh aliran sungai. Jadi selama beberapa kali datang, tak ada perkembangan dari penyakitnya itu. Kalau ada perubahan, paling ya katena diemeg-emeg (diraba) secara berkesinambungan.

Mbah Ngadirun dan Rasmi sadar bahwa dua dukun itu hanya dukun cabul bukan dukun pengobatan. Keduanya lalu dilaporkan polisi dan ditangkap. Segala aksesoris perdukunan disita dan keduanya mendekam di Polsek Wanareja.

Sudah dapat uang, masih dapat kesempatan megang-megang. (JPNN/Gunarso TS)

  • FOX99Group.

    POKERFOX99. = Penyedia Jasa Permainan POKERonline dan GAMESonline .
    Newmember FreeChip.10% . . Bonus setiap Depo 5%. .Kemenangan Tak Terbatas.

    SOCCERFOX99. = Penyedia Jasa Taruhan BOLA dan CASINO online..
    Bonus Newmember 50% (100Rb). .Bonus Depo 5% (100Rb). . CashBack 5%

    Kami Agent Fox99Group yang menaungi POKERFOX99 dan SOCCERFOX99
    adalah Agent Profesional dan Terpercaya…!!!
    Segera Kunjungi Kami DI : pokerfox99.c~m . . dan. . soccerfox99.c~m.. (~ = o )
    WhatsApp +855714419101 . . BBM :5E268AEC…
    CS livechat kami selalu setia membantu Anda 24 jam.. Terima Kasih.