Wednesday, 17 July 2019

Atasi Masalah Bau Mulut Saat Puasa

Kamis, 9 Juni 2016 — 13:30 WIB
(ist)

(ist)

SAAT menjalankan ibadah puasa, biasanya kita akan merasa tidak terlalu nyaman bila harus berbicara dekat-dekat dengan orang lain. Salah satu kendala yang kita hadapi saat berpuasa adalah bau mulut, yang umumnya disebabkan oleh makanan jenis tertentu yang menimbulkan bau menyengat, merokok, gigi berlubang, karang gigi atau infeksi gusi yang mengeluarkan nanah berbau busuk.

Selain itu, rongga mulut yang dalam keadaan kering karena tidak ada makanan yang dikunyah selama kurang lebih 14 jam berpuasa, menyebabkan air liur yang diproduksi berkurang. Hal ini dapat menyebabkan bakteri penyebab bau mulut berkembang biak dengan cepat.

Agar masalah mulut ini dapat berkurang, simak tips berikut ini yang dikutip dari berbagai sumber :

Perbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka puasa. Diketahui, air merupakan komponen utama dari air liur yang berfungsi untuk menyimpan mineral-mineral yang diperlukan gigi, sekaligus membersihkan sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi. Selain itu, air juga dapat mengandung fluoride yang dapat menjaga kelembaban gusi dan memperkuat enamel gigi.

Hindari minuman yg mengandung soda dan kafein karena selain tidak baik untuk kesehatan tubuh karena menyebabkan dehidrasi, juga dapat merusak dan membuat gigi tidak putih lagi.

Perbanyak makanan kaya akan serat, seperti buah dan sayuran saat sahur dan berbuka puasa. Kandungan vitamin dan mineral dalam buah dan sayuran dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut terutama saat berpuasa.

Rutin menyikat gigi minimal 2 kali sehari yaitu setelah makan sahur dan sebelum tidur pada malam hari, agar sisa-sisa makanan di dalam mulut dapat disingkirkan dan tidak diubah oleh bakteri di dalam mulut menjadi asam yang dapat membentuk lubang pada gigi. Jangan lupa untuk menyikat permukaan lidah Anda selagi menyikat gigi agar kuman-kuman penyebab bau mulut dari sisa makanan yang ‘bersembunyi’ juga dapat dibersihkan. (embun)