Monday, 24 September 2018

16 Terpidana Diekseskusi Mati Setelah Lebaran

Senin, 13 Juni 2016 — 20:06 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Kejaksaan Agung akan meneksekusi mati bandar narkoba yang kini menghuni Nusakambangan, Jawa Tengah, setelah lebaran.

“Mudah mudahan tidak ada perubahan, kita agendakan setelah puasa di Nusakambangan untuk mereka yang sudah ditempatkan di sana. Jadi lebih praktis,” kata Jaksa Agung HM Prasetyo, di DPR, Senin (13/6).

Namun Prasetyo belum menentukan berapa terpidana mati perkara narkotika, yang akan dieksekusi mati. Dia hanya menyebut untuk 2016 akan ada tambahan narapidana narkoba, yang akan dieksekusi.

“Anggarannya untuk 16 orang terpidana mati. Atau ada tambahan empat terpidana mati yang akan dieksekusi dibanding 2015 yang hanya 14 orang,” jelasnya

Dia juga menjelaskan kendala eksekusi mati karena belum tuntasnya upaya hukum sampai terganggunya sektor ekonomi. Dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR telah dianggarkan perkara pidana umum Rp463 miliar, termasuk eksekusi mati 30 orang, 2017.

Sampai kini tercatat 48 orang terpidana mati siap dieksekusi. Sedangkan jumlah terpidana mati narkoba sebanyak 58 orang. Hal ini bagian dari 152 orang terpidana mati. (ahi/us)