Friday, 24 March 2017

Cari Modal Beli Baju Lebaran, 2 Bandit Gasak 100 Lusin Pakaian

Rabu, 15 Juni 2016 — 21:06 WIB
Kapolsek Tanjung Priok, Kompol France Siregar, menunjukkan barang bukti uang Rp10 juta hasil penjualan 100 lusin baju curian. (ilham)

Kapolsek Tanjung Priok, Kompol France Siregar, menunjukkan barang bukti uang Rp10 juta hasil penjualan 100 lusin baju curian. (ilham)

JAKARTA (Pos Kota) – Butuh uang untuk lebaran, dua mantan karyawan rumah konveksi di di Komplek Sacna, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebanyak 100 lusin pakaian diangkut dari home industri bekas tempat kerjanya.

Dari tangan tersangka Sutrisno (50) dan Marwanto (41), polisi menyita uang tunai Rp10 juta hasil penjualan pakaian curian ke penadah di Jakarta Barat. Selain itu juga disita satu mobil rental dan rekaman CCTV.

“Pelaku ini adalah mantan karyawan di tempat konveksi tersebut, saat melakukan aksinya ia menduplikat kunci rumah sehingga mudah masuk rumah,” ujar Kapolsek Tanjung Priok, Kompol France Siregar, Rabu (15/6/2016).

Menurutnya, pemilik usaha, Eka (23) bersama anggota keluarga lain sedang berada di luar rumah. Saat itu kembali, ia menyadari rumah dibobol maling. Soalnya, tumpukan pakaian di ruang penyimpanan tak ada laghi.

“Korban mengenali pelaku dari rekaman kamera CCTV lalu langsung melapor‎,” tambah France.

Petugas Reskrim kemudian menangkap ‎dua tersangka di tempat kediamannya di kawasan Ancol Selatan, Sunter Agung. Sejumlah barang bukti disitya di antaranya uang Rp10 juta hasil pnjualan pakaian curian, rekaman CCTV, dan mobil Avanza sewaan yang dipakai untuk beraksi. ‎

Kepada petugas, tersangka Marwanto mengaku mencuri karena tidak punya uang untuk kebutuhan keluarga. Termasuk biaya untuk berlebaran. “Saya pusing. Saya dipecat, mana mau lebaran lagi. Kebutuhan banyak, belum lagi beli baju lebaran,” katanya. (ilham/yp)