Monday, 17 December 2018

Gara-gara Info Tetangga, Istri Kedua Dianiaya Hingga Babak Belur

Kamis, 16 Juni 2016 — 16:28 WIB
kdrtlagi1210

BOGOR (Pos Kota) – Seorang ibu dianiaya suaminya hingga babak belur dengan menderita sejumlah luka sobek dan memar. Wanita ini memang istri kedua. Suaminya sendiri hanya seminggu sekali pulang. Suami cemburu ketika pulang, mendapat informasi, istrinya sering keluar denga pria lain bermobil mewah.

Korban bernama Darsih, 45, menuturkan, dirinya merupakan istri kedua dari pelaku yang memiliki tiga istri. Sedangkan pria yang sering datang ke rumahnya adalah Suhadiram, 58. Menurut Darsih, pria ini berprofesi sebagai sopir pribadi seorang jenderal.

“Suami saya itu punya tiga istri. Yang pertama tinggal di Jakarta. Lalu saya dan yang ke tiga tinggal di Sindang Barang Jero (SBJ). Dia datang ke rumah seminggu sekali. Saat dia pulang, dapat informasi kalau saya sering keluar malam dengan laki-laki pakai mobil Mercy. Dia marah dan langsung aniaya saya,” kata Darsih, Kamis (16/6) siang.

Ia mengaku, dirinya dianiaya pada Minggu (11/6) siang. Belum puas, pelaku kembali menganiayanya pada malamnya. Darsih  yang mengaku sudah memberikan  tujuh anak dari perkawinan nyang dengan pelaku secara dibawa tangan ini mengaku, mendapat pukulan pertama mengenai mata kirinya hingga sobek dan memar.

Sang suami (pelaku) lalu memukul di bagian dagu dan tangan, serta dadanya, hingga memar biru dan sesak napas. “Belum puas, malamnya saya digampar, jidat saya diketok berkali-kali dengan tangan, rambut dijambak hingga disudut rokok. Buat apa saya selingkuh. Malu sama tujuh anak saya. Yang sulung saja sudah berusia 26 tahun dan sudah kerja,” kata Darsih.

Tetangga Ngadu ke Suaminya

Pelaku menurut korban mendapat informasi yang salah dari tetangga yang tak suka pada dirinya. “Ada tetangga yang lapor ke suami. Begitu saya dianiaya hingga berdarah-darah, saya tanya ke tetangga. Eh, dia jawab, katanya dia juga dapat cerita dari orang lain. Jadi semua tetangga yang saya tanya mengadu ke suami dengan argument katanya-katanya. Karena suami cemburu dan emosi, saya jadi pelampiasan,” paparnya.

Penganiayaan di rumah mereka di Sindang Barang Gang Menteng RT 02/02 Lelurahan Menteng Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor ini sudah dilakukan visum di RS Bhayangkara Polri Kapten Muslihat.

Tak terima perlakuan kasar suaminya, korban melapor ke Mapolres Bogor Kota di Jalan Kapten Muslihat Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor Kamis (16/6) siang.

Motif kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), karena suami yang seminggu sekali baru pulang ke rumah ini mendapat laporan, jika selama dirinya tak berada dirumah, istrinya selalu keluar malam dengan pria lain yang memakai mobil Mercedes

Desi Lestari 17, yang mendampingi ibunya melapor ke kantor polisi mengaku, menyesal atas pengaduan tetangganya ke ayahnya ini. Menurut dia, warga juga dia duga tidak suka dengan Yadi, 18, pacarnya,  yang kini berprofesi sebagai ojek online Grabb ini.

“Bapak pulang seminggu sekali. Warga lalu membuat laporan palsu dan bilang ibu keluar jam 12.00 malam dijemput lelaki yang memakai mobil Mercy. Karena ibu sudah terluka dan bapak juga selalu ancam ibu, maka saya putuskan minta bantuan polisi dengan buat laporan,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Bogor Kota, AKP Gito membenarkan laporan KDRT ini. “Korban diperiksa di unit perlindungan perempuan dan anak (PPA). Nanti kami panggil pelaku,”katanya. (yopi/win)