Tuesday, 20 August 2019

Di Polri ada 265 Jendral, Tapi Jokowi Hanya Tahu Tito

Jumat, 17 Juni 2016 — 10:27 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

JAKARTA (Pos Kota) – Langkah Presiden Jokowi menunjuk Komjen Tito Karnavian sebagai calon Kapolri dinilai menabrak etika kepolisian. Sebab, melewatkan jendral-jendral senior di Polri, padahal ada 265 jendral dari beberapa gerbong angkatan. Tapi, Jokowi hanya tahu Tito saja.

Hal itu disampaikan pengamat kepolisian Neta S Pane dalam diskusi di DPR, kemarin. Menurut dia, tampak memang  semua senior Polri itu secara lisan mendukung kepemimpinan Tito.

“Tapi, secara diam-diam mereka bisa melakukan perlawanan. Misalnya dengan tidak menjalankan perintahnya. Sebab, setiap jenderal itu mempunyai gerbong masing-masing di Polri,” ungkap Neta yang juga Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW).

Dia mempertanyakan kemampuan Tito menghadapi para senior-seniornya dari tiga gerbong angkatan yang belum mendapat jatah menjadi Kapolri.  (Tito merupakan lulusan Akmil 1987, sedangkan senior-seniornya angkatan 1984, 1985, 1986 belum ada yang jadi Kapolri). Selain itu, soal penunjukan Tito, lanjutnya, karena Jokowi belum tahu  gambaran utuh kepolisian.

“Saya kira Presiden Jokowi belum menerima gambaran yang utuh tentang Polri, sehingga memilih Tito, maka terjadi kesalahan dalam pengangkatan Kapolri ini. Padahal, ada 265 jenderal, tapi yang dikenal Jokowi hanya Tito Karnavian,” jelas Neta.

Dengan kondisi ini, Neta khawatir akan terjadi ketidakpercayaan Polri kepada institusinya sendiri. Bahkan, sudah ada jenderal yang akan mundur untuk maju Pilkada 2017. Karena itu dia meminta Komisi III DPR  cermat menyikapi penunjukan Tito ini agar tidak terjadi konflik di internal Polri.

“Jangan sampai ada pembangkangan secara diam-diam meski diatas permukaan semua mendukung, tapi, siapapun yang menjadi Kapolri tak akan berhasil mengubah Polri, tanpa kebijakan radikal Presiden RI, DPR dan dibantu pers,” tandas Neta. (*/win)

  • anto Budiardjo

    Astaga Neta. Mudah2n kau ditangkap Polisi krn memprovokasi

    • endun

      nangkap kamu saja polisinya

      • anto Budiardjo

        Oh rupanya ada penjlat nongol

      • anto Budiardjo

        Kebagian rekening gendut si BG ya…. atau kamu anaknya kali ya. Pemuja koruptor

  • Bly Irawan

    Semoga yg mampu dan cakap memimpin tidak dianggap menyalahi aturan tidak tertulis tentang senioritas