Wednesday, 26 June 2019

Operasi di Bulan Puasa, 7 Panti Pijat Ditutup Satpol PP

Jumat, 17 Juni 2016 — 20:19 WIB
Salah satu kegiatan penutupan panti pijat yang buka saat bulan puasa di Kota Tangsel. (anton)

Salah satu kegiatan penutupan panti pijat yang buka saat bulan puasa di Kota Tangsel. (anton)

TANGERANG (Pos Kota) – Sedikitnya 31 rumah makan dan tujuh panti pijat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diberikan surat teguran. Tempat-tempat ini diambil tindakan karena buka siang hari di bulan puasa.

“Kami patroli dan hasilnya ada sekitar 31 rumah makan maupun restoran yang membuka usahanya dibawah jam 12:00 siang sehingga diperingatkan,” kata Kepala Satpol PP Kota Tangsel, Azhar Syam’un, Jumat (17/6).

Patroli ke lapangan di tujuh kecamatan berkaitan surat edaran dari Walikota Tangsel agar pemilik warung makan maupun restoran membuka usahanya mulai pukul 12:00 WIB hingga Imsyak. Sedangkan panti pijat maupun tempat hiburan malam dilarang buka selama puasa. “Yang masih sangat sulit mengingatkan atau menegur adalah di kawasan pusat perbelanjaan atau mall,” tuturnya.

Selain memberikan surat teguran dan edaran larangan jam buka untuk restoran dan rumah makan, Satpol PP menutup tujuh panti pijat tradisional yang tetap buka saat bulan puasa. “Mereka terpaksa ditutup paksa agar tak melayani tamu atau pengunjung,” tuturnya. (anton/us)