Friday, 21 September 2018

Dana Desa di Magelang Untuk Bangun Talud Cegah Banjir

Sabtu, 18 Juni 2016 — 15:32 WIB
Pembangunan talut (ist)

Pembangunan talut (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Mencegah banjir, dana desa di Magelang digunakan untuk  membangun Talud. Ini sesuai dengan  prioritas penggunaan dana desa di bidang infrastruktur  untuk pembangunan desa.

Hal tersebut  diungkakan Kepala Desa Ngadirejo, Kecamatan Secang, Magelang, Zainal Mustofa, saat menerima kunjungan tim Jelajah Desa Nusantara (JDN) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

“Pembangunan talut ini sudah berdasarkan musyawarah desa (musdes) yang rutin berjalan,” ujar Zainal dalam siaran pers humas Kemendesa PDTT, Sabtu (18/6).

Demi melakukan pembangunan talut secara merata, Zainal mengaku Dana Desa tahun 2015 dibagi secara merata di 5 dusun. “Dana desa ini kami bagi ke 5 dusun. Setiap dusun mendapatkan alokasi dana sebesar 40 juta,” terangnya.

Kades Ngadirejo menyatakan bahwa pembangunan talut sepanjang 120 meter dan tinggi 1,5 – 3 meter yang menjadi salah satu program penggunaan dana desa dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat setempat.

“Seperti amanah Menteri Desa Marwan Jafar, proyek ini dikerjakan oleh masyarakat secara padat karya atau swakelola,” sebut Zainal.

Sementara itu, Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan penyaluran dana desa tahap pertama di Kabupaten Magelang tahun ini baru 50% atau sekitar Rp113 miliar dari total anggaran Rp226 miliar. Dana desa tersebut telah disalurkan kepada 210 desa dari total 367 desa.

“Penyaluran sedikit tersendat karena ada desa-desa yang belum memenuhi ketentuan sehingga pencairan dana desa belum bisa dilakukan. Itulah salah satu alasannya kenapa baru bisa 50% karena ada desa-desa yang belum memenuhi ketentuan yang ada,” katanya.

Penyaluran dana desa tahun ini dilakukan dalam dua termin. Kementerian Keuangan telah menyalurkan Dana Desa pada tahap pertama sebesar 60% mulai Maret lalu. Sisa 40% Dana Desa akan disalurkan pada Agustus 2016. Zaenal menjanjikan penyaluran dana desa di Kabupaten Magelang akan selesai pada November 2016. (Tri/win)