Monday, 19 November 2018

Pemerkosaan 11 Bocah di Sukabumi Dinilai Kejadian Luar Biasa

Sabtu, 18 Juni 2016 — 18:41 WIB
Tersangka pencabulan belasan anak, AS,  saat digiring petugas.

Tersangka pencabulan belasan anak, AS, saat digiring petugas.

SUKABUMI (Pos Kota) – Kasus pencabulan yang dilakukan tersangka AS, 14, siswa kelas 2 SMP terhadap 11 anak berusia antara 4 hingga 10 tahun masuk kategori kejadian luar biasa (KLB). Pertimbangannya, korban pencabulan lebih dari tiga orang.

“Kami menilai kasus ini KLB. Ini menjadi perhatian utama. Anak berusia 14 tahun dan masih di bawah umur sudah berani melakukan hal bejad seperti itu. Kejadian ini merupakan bencana sosial dan akhlak yang penanganannya harus berkesinambungan,” kata Ketua Harian Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi, Elis Nurbaeti.

Pemkab Sukabumi, kata Elis, harus mengucurkan dana cukup besar untuk memberikan pemulihan terhadap korban kejahatan seksual yang dilakukan oleh AS. Penanganan serius ini untuk memulihkan mental korban.

“Semua stakeholder, terutama pemerintah harus turun tangan agar tidak ada lagi anak yang menjadi korban pelecehan tersebut. Paling utama memberikan terapi kepada para korbannya. Banyak kasus pelecehan seksual ternyata si pelakunya pernah menjadi korban serupa,” ujar Elis.
(BACA : Film Porno Diduga Pemicu Siswa SMP Ini Cabuli 11 Bocah)

Kasus pencabulan ini terjadi di Desa Palasarihilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Kasus ini baru terungkap pada Jumat (17/6) dan tengah ditangani kepolisian. Tersangka pencabulan yang domisilinya berdekatan dengan para korban sudah dibawa ke Polres Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan.

Dari laporan sementara, korban sebanyak 11 anak berusia 4-10 tahun. Dari sebelas korban, dua di antaranya berjenis kelamin perempuan. (sule)