Monday, 16 September 2019

Ahok : Ganjil-Genap Hanya Diberlakukan di Lokasi 3 in 1

Selasa, 21 Juni 2016 — 15:51 WIB
Gubernur Ahok menegaskan ganjil -genap tidak diberlakukan di seluruh Jakarta

Gubernur Ahok menegaskan ganjil -genap tidak diberlakukan di seluruh Jakarta

JAKARTA (Pos Kota)- Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama atau Ahok menegaskan pemberlakukan sistem ganjil genap untuk mengurai kemacetan hanya dilaksanakan di lokasi yang dulu diberlakukan 3 in 1. Jam berlakunya juga sama dengan pelaksanaan 3 in 1.

Oleh karena itu Ahok minta masyarakat jangan menganggap diberlakukan di seluruh Jakarta. Persepsi ini menurut Ahok membuat seolah-olah pemberlakukan akan membuat bingung.

“Sebenarnya ganjil genap enggak beda dengan 3 in 1. Banyak masyarakat berpikir ganjil genap kita, seluruh Jakarta. Terus jamnya juga penuh. Nggak gitu,”kata Ahok saat ditemui di Balaikota Selasa petang.

Diakui oleh Ahok, penerapan ganjil genap dilakukan di rute 3 in 1 dulu. “Kan takut joki sekarang diganti ganjil genap ada jamnya. Kalau di luar jam itu, ya boleh pakai seperti biasa,”ujarnya lagi.

Seperti diketahui 3 in 1 di beberapa jalan protokol sudah dihapus karena berdampak sosial di mana bukannya mengurai kemacetan tetapi banyak digunakan joki untuk mencari uang. Bahkan tidak jarang dari mereka jadi korban.

Nyatanya setelah 3 in 1 dihapus jalan protokol itu jadi jadi macet total, sehingga Ahok berencana menerapkan ganjil genap di mana hari-hari tertentu yang boleh lewat di jalan tersebut adalah yang berplat nomor ganjil atau genap. (julian)