Friday, 20 September 2019

Ahok Ingatkan Jakpro Membangun Sesuai Target

Rabu, 22 Juni 2016 — 13:39 WIB
Gubernur Ahok dan Wagub Djarot pada acara launching proyek LRT, Velodrome, dan Equestrian. (Joko)

Gubernur Ahok dan Wagub Djarot pada acara launching proyek LRT, Velodrome, dan Equestrian. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) harus bisa mengerjakan tiga perintah proyek sesuai target. Yang dimaksud tiga perintah proyek adalah LRT, velodrome, dan equestrian.

“Ketiga proyek ini harus selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. Karena pada pesta olahraga tingkat Asia tersebut, kita akan menjadi tuan rumah bersama dengan kota Palembang,” kata Ahok saat launching project LRT Jakarta, Velodrome, dan Equestrian di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (22/6).

Bertepatan dengan HUT kota Jakarta, peluncuran ketiga proyek itu secara simbolis diresmikan di Velodrome Rawamangun.

“Proyek ini harus betul-betul dikerjakan secara bagus dan cepat. Kalau gak selesai, kita malu sama dunia luar, termasuk duta besar yang hadir di sini,” kata Ahok didampingi Wagub Djarot Saiful Hidayat, Dirut PT Jakpro Satya Heragandhi, serta Dubes Inggris dan Korea Selatan untuk Indonesia. Proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta tahap awal dengan rute Kelapa Gading – Velodrome Rawamangun dianggarkan dari APBD DKI 2016 sebesar Rp 4,5 triliun.

Satya Heragandhi menambahkan untuk proyek pemugaran velodrome menghabiskan anggaran anggaran sekitar 40 juta dolar AS atau lebih dari setengah triliun rupiah. “Velodrome baru yang akan dibangun di bekas velodrome lama, dikerjakan oleh pengembang dari Inggris, ES Global. “Jakarta nantinya akan punya velodrome tercantik di ASEAN. Pembangunannya langsung diawasi oleh Union Cycliste Internationale (UCI) agar sesuai standar internasional,” papar Satya.

Adapun pembangunan equestrian yang akan didirikan di kawasan Pulomas. “Kita bangun wahana ketangkasan berkuda berstandar internasional di atas lahan seluas 35 hektar. Pembangunan diawasi Federasi Equestrian Asia,” tambah Satya.

Project Director LRT Jakarta, Allan Tandiono menambahkan saat ini sedang dimulai proses land clearing. “Untuk pembangunan konstruksi utama diharapkan pemilihan kontraktornya tuntas pada Agustus. Dengan begitu, pada September sudah bisa bekerja secara fisik dan diharapkan selesai selambat-lambatnya bulan Juni 2018,” kata Allan.

(joko/sir)