Saturday, 17 November 2018

Suami, Istri dan Tiga Anak Tewas, Keracunan Gas Genset

Sabtu, 25 Juni 2016 — 21:04 WIB
Ilustrasi keracunan.

Ilustrasi keracunan.

BOGOR (Pos Kota) – Satu keluarga di Bogor tewas akibat keracunan karbon monoksida dari mesin genset yang dihidupkan di dalam rumah. Kejadian mengenaskan yang merengguk nyawa pasangan suami istri dan tiga anaknya ini terjadi di Gunung SIndur, Bogor.

Tepatnya, di Kampung Citeureup RT 03/0, Desa Pabuaran, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor Sabtu (25/6). Hasil olah TKP kepolisian, diduga gas eracun dari mesin genset menjadi penyebab tewasnya satu keluarga ini.

Kapolsek Gunungsindur, Kompol Agus Suyandi kepada wartawan mengatakan, kejadian tragis ini bermula saat listrik di rumah korban padam pada Jumat (24/6) sekitar pukul 21.30 WIB.

Lamtono, 34, sang suami lalu berniat menghidupkan genset.  Namun karena ada kebocoran dan tidak ada ventilasi udara yang cukup, gas yang terbuang lalu dihirup satu keluarga.

“Kejadian saat lampu padam. Lamtono lalu menyalakan genset yang disimpan di ruangan dapur sebagai penerang. Usai menyalakan genset, ia tidur,”kata Kapolsek Sabtu (25/6).

Hasil pendataan, satu keluarga yang tewas ini diidentifikasi bernama, Lamtono 34, Fatma 29, dan tiga anak mereka, Marsya Laudya 10, Tegar 7, dan Alldryan Marcellino 2.

Menurut Kapolsek, terungkapnya kejadian ini atas laporan Wikinah, ibunda Lamtono. “Jadi ibu Wikinah datang dan mengetuk pintu rumah anaknya untuk sahur sekitar pukul 02.30 WIB dinihari. Karena tidak ada jawaban, Wikinah membuka pintu setelah sebelumnya membuka jendela yang tidak dikunci,” katanya.

Saat pintu terbuka, lanjut Kapolsek, Wikinah  kaget dan langsung histeris saat melihat anak, menantu dan cucunya dalam kondisi lemas. “Karena sudah tak berdaya, mereka di tolong ke rumah sakit oleh warga,” katanya.

“Sementara di dapur, Wikinah mendapatkan genset hidup. Ke tiga cucu di kamar. Di ruang tamu diktemukan Lamtono juga lemas. Lalu di kamar mandi ada menantunya,” ungkap Kapolsek Kompol Agus.

Menuru Kompol Agus Suyandi, satu warga yang memberi pertolongan dalam keterangannya sebagai saksi ke polisi menuturkan, tiga anak korban dalam kondisi berpelukan tak berdaya di tempat tidur. “Saat itu mesin genset masih dalam kondisi menyala,” ungkapnya.

Korban lalu dilarikan ke RS Hermina, Tangerang Selatan. Namun nyawa mereka tidak tertolong saat dalam perjalanan. Kini, barang bukti berupa genset sudah kami amankan. Sejumlah warga sudah kami mintai keterangannya. (yopi/win)