Monday, 19 November 2018

Hilangkan Citra Negatif, Komunitas Motor Santuni Anak Yatim

Senin, 27 Juni 2016 — 8:50 WIB
Anggota motor kawasaki ninja 250 cc tergabung dalam komunitas motor  Blacksun Community Depok menggelar kegiatan santunan anak yatim. (angga)

Anggota motor kawasaki ninja 250 cc tergabung dalam komunitas motor Blacksun Community Depok menggelar kegiatan santunan anak yatim. (angga)

DEPOK (Pos Kota) – Banyak kasus pengerusakan dilakukan aksi brutal segelintir geng motor di Depok belum lama ini, membuat kesan negatif di masyarakat. Dengan begitu sejumlah komunitas motor besar yang ada di Depok mengecam dan geram siap untuk mendampingi aparat menangkal aksi brutal geng motor.

Hal itu diutarakan langsung oleh Ketua Blacksun Community Depok, M.Avan saat ditemui Poskota di markasnya bilangan Cilodong. Menurut Avan, pihaknya geram sekaligus mengecam sejumlah oknum geng motor dari wilayah luar melakukan aksi kriminal di daerah Depok. Untuk itu sebagai komunitas motor besar, Klub Blacksun Community siap membantu aparat memerangi geng motor.

“Salah satu upaya kami ya seperti ini, karena ini adalah bulan yang penuh berkah maka kami mengisinya dengan aksi sosial seperti membagi-bagikan takjil dan menyantuni anak yatim mapun dhuafa,” ujar Avan.

Ketua komunitas motor Kawasaki Ninja 250 CC ini mengungkapkan, tidak semua komunitas motor dianggap citra negatif. Tujuan acara santunan ini adalah sebagai aksi sosial untuk menghapus pikiran negative terhadap komunitas motor.

“Gara-gara segelintir oknum mengatas namakan suatu kelompok geng motor membuat gaduh dan melakukan aksi kriminal bukan dari komunitas motor yang sebenarnya. Kita tidak akan menjerumus ke masalah hukum, malah sebaliknya akan membantu hukum untuk menjaga ketertiban khususnya dijalan,”ungkapnya.
Avan pun mengancam, pihaknya tidak akan tinggal diam jika ada geng motor yang berbuat ulah apalagi sampai melakukan penyerangan ke komunitasnya.

“Kalau kita diserang kita tak bisa tinggal diam, kita akan balas perbuatan mereka dengan berkoordinasi pada aparat. Komunitas ini bukan untuk gaya-gayaan, konunitas itu untuk mencari teman, mencari saudara.”

Untuk diketahui, Sabtu pekan lalu aksi brutal dilakukan sekelompok geng motor di kawasan Perum GDC, Sukmajaya, Kota Depok Jawa Barat. Namun tak butuh waktu lama, polisi berhasil meringkus para pelaku yang ternyata masih berusia remaja. Mereka tergabung dalam Geng Kancil. Selain meringkus para pelakunya, polisi juga menyita sebilah parang yang digunakan saat melakukan penyerangan. Kasusnya kini ditangani Polres Kota Depok.

(angga/sir)