Thursday, 20 September 2018

Kalahkan Hungaria 4-0, Belgia Tantang Wales di Perempat Final

Senin, 27 Juni 2016 — 4:13 WIB
Yannick Carrasco, pencetak gol keempat Belgia (reuters)

Yannick Carrasco, pencetak gol keempat Belgia (reuters)

PRANCIS – Di ​Stadium de Toulouse, Belgia membuktikan keperkasaannya dengan menghajar Hungaria 4-0, Senin (27/6) dinihari WIB. Hasil ini membuat tim asuhan Marc Wilmots menjadi tim keenam yang memastikan diri merebut tiket delapan besar Piala Eropa 2016.

Belgia mencetak tiga gol di 12 menit terakhir pertandingan setelah gol pertama yang dicetak Toby Alderweireld di menit ke-10.

Dijagokan untuk lolos ke babak perempat final, Belgia tampil cemerlang dari awal pertandingan. Dan hanya perlu 10 menit bagi Alderweireld untuk menyundul tendangan bebas Kevin De Bruyne melewati kiper Hungaria, Gabor Kiraly.

De Bruyne hampir menambah gol Belgia setelah mendapat umpan di dalam kotak penalti Hungaria. Namun sepakannya masih mengarah ke Kiraly dan Belgia hanya mendapat tendangan pojok.

Balazs Dzsudzsak nyaris membuat kedudukan seimbang di menit ke-24. Setelah mendapat ruang tembak yang cukup, kapten tim Hungaria mengirimkan sepakan keras dari jarak 22 meter. Thibaut Courtois masih mampu menjaga gawang Belgia dengan baik.

Romelu Lukaku adalah masalah besar bagi pertahanan Hungaria. Setelah mendapat umpan dari Radja Nainggolan, striker 23 tahun ini mengirimkan sepakan keras ke gawang Hungaria. Namun bola masih melayang di atas mistar gawang. Beberapa menit kemudian, sundulan Lukaku masih belum mengarah ke gawang Hungaria.

Menit ke-39 pertahanan Belgia sempat dikejutkan dengan tendangan keras Gergo Lovrencsics dari jarak jauh. Sayang sepakannya masih melayang di atas mistar gawang.

Jelang akhir babak pertama, Dries Mertens yang mendapat umpan matang mengirimkan sepakan keras ke gawang Hungaria. Kiraly yang bisa menembak arah bola langsung menepis dan mencegah terciptanya gol.

Di menit pertama babak kedua, Eden Hazard yang menusuk pertahanan Hungaria mencoba menembak dengan kaki kanannya. Kiraly masih bisa menepis bola yang mengarah ke pojok atas gawang.

Di menit ke-59, Mertens kembali membuang peluang emas mencetak gol. Sepakannya dari jarak dekat hanya membuat bola terbang di atas mistar gawang Hungaria.

Adam Pinter memaksa Courtois melakukan penyelamatan di menit ke-66. Dari jarak jauh Pinter menembak, mengarahkan bola ke bawah mistar gawang. Kiper yang merumput di Chelsea masih bisa menghentikan laju bola.

Tiga menit kemudian Roland Juhansz yang mendapat umpan dari tendangan bebas tidak bisa mengarahkan bola ke gawang Belgia. Bola hanya melenceng di sisi gawang.

Di menit ke-76, Lukaku digantikan Michy Batshuayi dan hanya perlu dua menit bagi striker 22 tahun untuk menciptakan gol kedua Belgia. Setelah mendapat umpan dari Hazard di menit ke-78, Batshuayi mengirimkan bola ke gawang Hungaria dari jarak dekat.

Dua menit kemudian, giliran Hazard yang mencetak gol ketiga Belgia. Seorang diri Hazard berzig-zag menerobos pertahanan Hungaria dan sepakan kaki kanannya di menit ke-80 mengubah skor menjadi 3-0.

Adam Szalai dan Akos Elek hampir mencetak gol hiburan bagi Hungaria di jelang akhir babak kedua namun justru Belgia yang menambah gol di menit ke-91. Yannick Carrasco yang mendapat umpan di dalam kotak penalti Hungaria dengan tenang mengirimkan bola ke pojok bawah gawang. Penyelesaian yang cantik!

Hungaria yang menjadi juara Grup F harus pulang sedangkan Belgia akan menantang Wales pada Sabtu (2/7) dinihari WIB. (daus)