Saturday, 17 November 2018

Istri Hamil Mau lebaran, Pengangguran Ini Coba-coba Jadi Pencuri

Rabu, 29 Juni 2016 — 20:02 WIB
Kapolsek Koja, Kompol Supriyanto didampingi Kanit Reskrim AKP Samsono menunjukkan barang bukti digunakan untuk kejahatan. (ilham)

Kapolsek Koja, Kompol Supriyanto didampingi Kanit Reskrim AKP Samsono menunjukkan barang bukti digunakan untuk kejahatan. (ilham)

KOJA (Pos Kota) – Butuh uang untuk merayakan Lebaran, pria pengangguran berkomplot bersama temannya mencuri mobil di Jalan Dukuh Barat Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Rabu (29/6/2016).

Aksi keduanya gagal setelah pemilik mobil, Musa Mega Ogi Dharma (35), meemrgokinya hingga terjadi baku hantam. Tersangka, Fery Ardiansyah (25( diringkus setelah dibantu kerabatnya. Sementara rekan tersangka, David, langsung kabur menggunakan motor.

Kapolsek Koja, Kompol Supriyanto, mengatakan kedua tersangka sudah lama masuk dalam Daftar Pencaharian Orang (DPO). Sebelum beraksi mereka berkeliling berboncengan sepeda motor mencari calon korban.

Saat melintas di Jalan Dukuh Barat, Lagoa, Koja, mereka melihat mobil Yaris B 1597 UYF parkir di halaman rumah korban. Situasi sepi membuat tersangka Feri turun dari boncengan motor.

Menggunakan alat sederhana seperti senter dan obeng, ia mencongkel kaca mobil. ia hanya butuh waktu 5 menit untuk keudian mendorong kaca tersebut mobil. Selanjutnya, ia leluasa mencari barang berharga dalam mobil.

Tanpa disadarinya, pemilik mobil terbangun dari tidurnya setelah mendengar kegaduh di depan rumah. Melihat lampu sign mobil berkedip, ia kaget. Terlebih dilihatnya orang tak dikenal masuk mobil lalu mengambil tas miliknya.

Tak buang waktu, pemilik mobil menarik orang tak dikenal yang ada di mobilnya. Duel tak terhindarkan.

Keributan itu membangunkan Seto Tirta Buana Yosua (35). Kerabat Musa ini bergegas keluar rumah lalu membantunya meringkus tersangka.

“Tas dalam mobil itu berisi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) Yamaha Mio M3 merah muda B4122FDX kami jadikan barang bukti. Tersangka langsung dibawa ke polsek,” kata Supriyanto.

Kepada petugas, tersangka mengaku baru sekali melakukan aksi pencurian tersebut. Ia beralasan pencurian dilakukan untuk biaya lebaran dan persiapan biaya melahirkan istrinya yang kini hamil 3 bulan.

“Untuk biaya lebaran dan beli susu dan kebutuhan istri hamil 3 bulan. Uang saya gak ada mau beli susu, Pak,” ucap pria yang tubuhnya dipenuhi tato ini. (ilham)