Sunday, 18 November 2018

Jelang Idul Fitri, Bengkel Mobil Dipadati Calon Pemudik

Jumat, 1 Juli 2016 — 15:20 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Hari terakhir kerja menjelang cuti bersama Idul Fitri, bengkel-bengkel mulai diserbu pemilik mobil. Mereka mulai memperbaki kendaraannya agar bisa digunakan untuk melaksanakan mudik menuju kampung halamannya.

Seperti yang terlihat di bengkel Trijaya di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (1/7/2016). Belasan kendaraan terlihat antri memadati bengkel tersebut untuk memperbaiki kendaraan miliknya, yang akan digunakan untuk berpergian jarak jauh.

Perbaikan mulai dari ganti oli, ganti kanvas rem, spooring, balancing, hingga mengganti ban, dilakukan para pemilik kendaraan. Hal tersebut dilakukan para pemilik yang berencana akan membawa mobilnya menuju daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur bahkan ke pulau Sumatera.

Wahyu (37), staf bengkel Trijaya mengaku, menjelang pelaksaan mudik bengkel tempat ia bekerja langsung dibanjiri pemilik mobil. Terhitung, dalam setiap akhir pekan ada 30 mobil yang masuk untuk minta dilakukan perbaikan. “Ya Alhamdulillah, setiap menjelang arus mudik yang service mobil banyak. Hari ini saja sudah dapat 17 kendaraan,” katanya, Jumat (1/7).

Bengkel Mobil Dipadati Calon Pemudik 2Menurutnya, setiap kendaraan yang datang minta dilakukan tune up dengan mengganti oli dan membersihkan saringan mobil. Tak hanya itu, lanjut Wahyu, mengganti kanvas res juga dilakukan para pemilik mobil agar bisa berkendara dengan aman. “Karena kan kendaraannya mau dibawa mudik, jadi yang paling banyak diminta ya seputar itu saja,” tuturnya.

Meski bengkelnya dipenuhi pengunjung, Wahyu mengaku tak menaikan tarif sama sekali. Hal itu dilakukan untuk menambah daya tarik bagi pelanggan agar keesokan harinya bisa kembali lagi ke bengkelnya. “Kalau untuk omsetnya sendiri, saat menjelang arus mudik, paling sedikit bisa mencapai Rp30 juta, bahkan bisa lebih,” ungkapnya.

Rasman (41), pemilik mobil yang service mengaku, sudah menjadi langganan di tempat tersebut. Pasalnya, setiap kali akan mudik ia selalu menyempatkan diri untuk melakukan pengecekan kendaraannya. “Kalau disini juga semuanya lengkap. Dari periksa mesin sampai periksa kondisi kaki-kaki mobil bisa dilakukan di bengkel ini,” ujarnya.

Rasman juga menyebut, lengkap dan harganya yang miring membuat tetap memilih bengkel tersebut. Terlebih, hampir lima tahun belakangan ini ia mudik ke Madiun, kendaraan miliknya tak menemui banyak masalah. “Kalau di bengkel resmi, biayanya kan cukup lumayan. Makanya lebih baik disini, lengkap dan murah,” tuturnya. (ifand/sir)