Sunday, 28 May 2017

Melawan, Dua Maling Pakan Rp1,1 Miliar, Ditembak

Jumat, 1 Juli 2016 — 14:57 WIB
Kepala Satuan Reskrim Polres Serang, AKP Arrizal Samelino (kanan) didampingi Kanit Jatanras Ipda Juwandi saat memberikan keterangan kasus pencurian pakan ternak di gedung Satuan Reskrim, Jumat (1/7).

Kepala Satuan Reskrim Polres Serang, AKP Arrizal Samelino (kanan) didampingi Kanit Jatanras Ipda Juwandi saat memberikan keterangan kasus pencurian pakan ternak di gedung Satuan Reskrim, Jumat (1/7).

SERANG (Pos Kota) – Kasus pencurian 25 ton pakan ternak senilai Rp1,1 miliar milik PT Sinta Prima Feedmill (SPF) yang diangkut dump truk B 9052 BYY milik jasa ekspedisi PT GPB, berhasil diungkap petugas Unit Jatanras Polres Serang. Empat dari tujuh pelaku berhasil diringkus di lokasi terpisah.

Dua maling tersebut terpaksa tembak karena berusaha melakukan perlawanan saat ditangkap.

Dua tersangka yang terkena tembak yaitu, Agus Gustiana, 28,  warga Kroncong, Kabupaten  Pandeglang dan Doni alias Iwan, 26, warga Tulang Bawang, Lampung. Sedangkan tersangka lainnya yaitu Ojat, 25, dan Alvi, 23, wargan Kec. Ciwandan, Kota Cilegon. Untuk proses penyidikan, keempat kini mendekam di sel Mapolres Serang.

Kepala Satuan Reskrim Polres Serang, AKP Arrizal Samelino mengatakan terungkapnya kasus pencurian pakan ternak di rest area KM 68 tol Tangerang – Merak pada Sabtu (4/6) ini hasil dipenyelidikan Unit Jatanras yang dipimpin Ipda Juwandi. Dari penyelidikan diketahui, para pelaku pencurian ternyata merupakan sopir dan kenek jasa ekspedisi PT Gema Putra Buana (GPB).

“Dari ketujuh pelaku, 6 diantaranya merupakan sopir dan kenek PT GPB. Sedangkan satu pelaku lainnya (DPO) hanya mempunyai akses di PT GPB,” ungkap Arrizal Samelino saat gelar ekspose di gedung Satuan Reskrim, Jumat (1/7).

Doni alias Iwan adalah tersangka pertama yang berhasil diringkus di rumahnya. Hanya saja, tersangka Iwan terpaksa ditemba betis kanannya karena berusaha kabur saat petugas menyergap tersangka Ojat. Dari keterangan kedua tersangka, tersangka Alvi dan Agus juga diringkus. Namun Agus terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur.

Dalam pemeriksaan, lanjut Kasat, oleh para tersangka, pakan ternak hasil curian dijual tersangka kepada penadah di daerah Bitung, Tangerang seharga Rp60 juta. Dalam pembagian hasil kejahatan, tersangka Agus mendapat bagain Rp12 juta, Doni dan Ojat mendapat jatah Rp7 juta, sedangkan Alvi hanya kebagian Rp2,5 juta.

“Pengakuan 4 tersangka seperti itu. Sisa uang hasil penjualan pakan ayam disebut digunakan 3 tersangka lain yang masih buron. Identitasnya sudahj kita ketahui, dan mudah-mudahan kita tangkap,” kata Arrizal.
(haryono/sir)