Friday, 16 November 2018

Malam Ini Puncak Mudik dari Terminal Tanjungpriok

Sabtu, 2 Juli 2016 — 20:44 WIB
Sejumlah penumpang sedang menunggu angkutan bus tiba untuk membawa mereka pulang kekampung halamannya. (wandi)

Sejumlah penumpang sedang menunggu angkutan bus tiba untuk membawa mereka pulang kekampung halamannya. (wandi)

JAKARTA (Pos Kota) –  Empat hari menjelang Lebaran, jumlah penumpang yang ada di terminal Tanjungpriok, Jakarta Utara, mengalami peningkatan. Malam ini diperkirakan menjadi puncak mudik bagi untuk keberangkaran dari terminal itu.

Di terminal Tanjungpriok, Dari awalnya 336 penumpang hingga saat ini di terminal tersebut sudah memberangkatkan sebanyak 800 orang dengan tujuan berbagai daerah.

Rata-rata para penumpang di terminal seluas 10.963 meter persegi itu tujuannya Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. Ini dikarekan di terminal itu selaian melayani  bus angkutan dalam kota juga terdapat bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan berbagai tujuan, Kuningan, Slawi, Tegal,  Purwokerto, Pemalang, Malang, Madura, Rangkas, Merak, Bandung dan Bogor.

Kepala Terminal Tanjung Priok, Hilman, mengakui adanya peningkatan jumlah penumpang. Menurutnya, rata-rata tujuan yang paling banyak adalah, Madura, Solo, Pandeglang, Slawi, Pemalang, Kuninga, Tegal dan sejumlah daerah lainnya.

“Memang ada peningkatan, bahkan kami juga sempet mendatangkan bus bantuan dengan tujuan Madura dan Kuningan.  Namun, saat ini seluruh penumpang sudah terangkut semua,”kata Hilman, Sabtu (2/06).

Puncak mudik ini kata Ketar, diperkirakan malam ini, sebagai antisipasi, pihaknya sudah komunikasikan dengan PO Bus untuk menyiapkan armada tambahan bila dibutuhkan. Walau tidak dapat memastikan  jumlah  peningkatan  penumpang, namun ia memprediksi lonjakan bisa mencapat 10-20 persen dari akhir pekan biasa.

Sementara itu Sidiq,43, salah seorang penumpang bus Pahala Kancana Jurusan Maduram mengaku dirinya sengaja pulang hari Sabtu bersama keluarganya. Ini dilakukan karena dirinya baru hari ini libur kerja.

“Kemarin masih masuk kerja dijadi baru hari ini bisa pulang. Mumpung libur panjang makanya kami memanfaatkan untuk pulang nengok orang tua,”kata pria asal Sumenep, Madura,  Jawa Timur itu. (Wandi/win)