Tuesday, 20 November 2018

Arus Lalulintas ke Sukabumi Padat Merayap

Rabu, 6 Juli 2016 — 14:59 WIB
Kepadatan arus terjadi di beberapa titik di lintasan mudik utara Sukabumi.

Kepadatan arus terjadi di beberapa titik di lintasan mudik utara Sukabumi.

SUKABUMI (Pos Kota) – Arus lalulintas di jalur mudik utara Sukabumi, Jawa Barat pada hari H Lebaran terpantau padat merayap, Rabu (6/7).

Kepadatan terjadi setelah warga menunaikan Salat Idul Fitri. Sekira pukul 10.00 WIB, kepadatan arus sudah mulai terlihat. Titik-titik kepadatan mulai Pamuruyan Kecamatan Cibadak hingga pertigaan alternatif Nagrak.

Akibat banyaknya keluar masuk kendaraan di pertigaan tersebut, polisi memberlakukan buka-tutup dari arah Sukabumi-Bogor.

Pemandangan berbeda ketika melintasi Pasar Cibadak yang biasanya saban hari terjadi kemacetan. Pada saat Lebaran di depan Pasar Cibadak tampak lengang karena sebagian kendaraan memakai jalur alternatif Nagrak-Karangtengah Cibadak. Di kawasan ini kepadatan arus kendaraan, terutama dari arah Bogor ke Sukabumi mengular hingga tiga kilometer lebih.

Kepadatan arus kendaraan lebih parah terjadi mulai Kadupugur Kecamatan Cantayan hingga pertigaan Jalur Lingkar Selatan Kecamatan Cisaat. Kendaraan mengular hingga beberapa kilometer mulai terjadi sekira pukul 11.00 WIB. Hingga pukul 14.00 WIB, kondisi itu masih terjadi.

“Kalau mulai Cicurug sampai Parungkuda lancar. Padahal biasanya di depan Pasar Cicurug dan pertigaan Cidahu macetnya lama. Tapi begitu masuk Ongkrak hingga sebelum Pasar Cibadak, tadi merayap,” keluh Suryadi, sopir asal warga Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug yang hendak bersilaturahmi ke saudaranya di Kecamatan Gunungguruh ini.

Asep, 35, pengendara lainnya menambahkan kemacetan terjadi mulai Kadupugur Cicantayan hingga Cisaat. Penyebabnya, banyak masuk-keluarnya kendaraan di tiap pertigaan sehingga menghambat laju kendaraan lainnya. Termasuk masuk-keluarnya kendaraan di SPBU Cibolang. Belum lagi banyaknya kendaraan pribadi yang kemngkinan sengaja mudik di hari Lebaran ini.

“Paling sekitar tiga kiloan lebih tapi bisa sampai satu jam. Tapi begitu lewat pertigaan Lingsel ke kota mah lancar,” jelasnya. (sule)