Sunday, 22 July 2018

Batam-Bintan Fully Booked, Semua Destinasi ‘Meledak’

Jumat, 8 Juli 2016 — 12:33 WIB
Presiden RI Joko Widodo. (reuters)

Presiden RI Joko Widodo. (reuters)

KEPRI  (Pos Kota) – Lagi-lagi Menteri pariwisata, Arief Yahya, menyatakan bahwa situasi di semua tujuan wisata Indonesia aman terkendali. Tidak ada teror, seperti yang ditakutkan banyak pihak, pasca serangan bom bunuh diri di Mapolresta Solo menjelang Lebaran, 5 Juli 2016 lalu.

“Sekali lagi, semua aman! Pak Kapolri juga sudah menjamin bahwa semua aman! Mudik dan liburan Lebaran bakal aman. Tidak terkecuali, termasuk Kepri, Bintan dan Batan! Aman! Semua terantisipasi dengan baik” tegas Menpar.

Bagaimana dengan selentingan isu tidak sedap tentang terorisme yang merembet ke Batam Bintan? Yang membuat Pemerintah Singapura mengeluarkan “Notification to Singapuraans” melalui situs resminya.  “Ah, kalau itu kami sudah koordinasi dengan pemerintah Singapura sejak 5 Juli, H-1 Lebaran. Itu hal biasa kok, buktinya semua hotel di Batam dan Bintam aman-aman saja, fully booked, tak ada pembatalan!” ucap Guntur Sakti, Kadispar Provinsi Kepri.

“Itu peringatan biasa. Itu tanggung jawab pemerintah Singapura terhadap warna negaranya yang sudah berencana ke Kepri. Kami tidak menantang teroris, tapi kami sudah antisipasi dengan aparat keamanan,” kata Guntur.

Kemenpar dan Disparda Kepri telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan seluruh Pengelola pelabuhan. Saat ini hampir semua pintu masuk pelabuhan wisman di Batam, Bintan dan Tanjungpinang di perkuat aparat pengamanan dari Kepolisian dan Brimob. “Mudah-mudahan aman dan baik-baik saja,” kata Guntur Sakti yang “terpaksa” jadi ikut piket Lebaran itu, gara-gara case Solo.

Maklum, warga Singapura paling sering berwisata ke Bintan Batam. Selain itu, jumlah outbond Singapura ke Indonesia juga terbanyak setiap tahunnya. Karena itu, ada sedikit peristiwa saja, mereka cepat bereaksi. “Saya kira itu wajar-wajar aja, kita yang harus jaga agar tidak banyak gaduh yang menciptakan kontraksi di pasar, ” tuturnya.

Soal tidak ada pembatalan kunjungan wisman ke Batam dan Bintan atau Kepri, juga disampaikan oleh Kadisparda Kabupaten Bintan, Luki Prawira. Lihat aja wisman yang bergerak dengan hastag #PesonaLebaranBintan #PesonaKulinerBintan #PesonaLebaranKepri.

Menpar juga menyebutkan, ada beberapa surat kaleng, surat bernada menakut-nakuti, yang tidak bertanggung jawab. “Polisi kita hebat, sudah terbukti itu, jangan khawatir. Semua akan baik-baik saja. Aparat tidak tinggal diam kok,” ungkapnya.

Seperti diketahui, telah terjadi bom bunuh diri di depan Mapolresta Solo pada tanggal 5 Juli 2016 pukul 07.30 WIB. Pelaku yang menggunakan sepeda motor berusaha masuk menerobos halaman Mapolresta, namun tidak berhasil karena saat menerobos seorang diri, seorang anggota Provos menghalanginya. Pelaku balik arah dan langsung meledakkan bom yang dibawanya. Kapolri Badrodin Haiti menyatakan bahwa pelaku langsung meninggal dunia, sedangkan anggota provos yang bernama Bripka Bambang Adi mengalami luka-luka.

Laporan dari kepolisian setempat menyatakan bahwa situasi sudah dapat dikendalikan, aman dan kondusif. Sementara itu, penjagaan di tempat-tempat ibadah serta tempat-tempat umum dan terbuka di jaga seperti biasanya, sebagaimana biasa dalam operasi pengamanan hari raya. Kapolri Jendral Badrodin Haiti meminta agar jajaran Kepolisian meningkatkan kesiagaaan dan melakukan penyelidikan segera terhadap pelaku bom bunuh diri.

Presiden Joko Widodo sendiri dalam keterangannya menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak takut terhadap aksi teror ini. Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, menegaskan Solo tetap dalam kondisi aman dan nyaman untuk berlebaran. Acara takbir bersama yang telah diagendakan akan tetap berjalan. Demikian pula semua acara yang telah dipersiapkan Pemkot untuk meramaikan lebaran di Solo tetap akan dilaksakan sesuai rencana.

“Saya imbau seluruh warga maupun pemudik yang akan datang ke Solo tetap tenang. Solo tetap dalam kondisi aman. Acara takbiran bersama akan tetap dilaksanakan nanti malam. Kami akan semakin meningkatkan pengamanan dengan melakukan koordinasi dengan semua pihak, baik TNI, Polri, Satpol PP, hingga Linmas,” ujar wali kota. (prihandoko/mb)