Wednesday, 26 September 2018

Libur Idul Fitri

Berbagai Obyek Wisata Pantai di Indramayu Diserbu Warga

Jumat, 8 Juli 2016 — 17:49 WIB
wisata

INDRAMAYU (Pos Kota) – Beberapa lokasi wisata pantai di Indramayu diserbu warga seiring liburan Lebaran. Apalagi, rata-rata, harga  tiket  masuk relatf  murah,  antara Rp5 ribu hingga Rp7 ribu per orang, cukup menarik perhatian pengunjung pada H+2 Lebaran dan H+3 Lebaran.

Tak mengherankan, sejumlah tempat wisata pantai seperti Obyek Wisata Tirtamaya, Pantai Balongan Indah, Pantai Juntinyuat, Pantai Glayem, Pantai LA Eretan, dan Pantai Tanjungpura Desa Ujung Gebang, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat,  diburu masyarakat.

Pria-wanita, tua-muda bahkan anak-anak membaur menjadi satu bermain air dan pasir laut yang terlihat  bersih dari sampah dan lumpur.

Pertimbangan masyarakat mengunjungi tempat-tempat wisata pantai itu selain ingin menikmati suasana pantai juga ingin bermain dengan pasir, ombak sambil menikmati kuliner yang disuguhkan warga setempat.

Contohnya rumbah atau pecel, makanan  khas Karangampel berupa rebusan tauge, kangkung, kol, kulit melinjo, kacang panjang yang diguyur sambal terasi encer yang pedasnya cukup menyengat banyak dijajakan wanita penjual di Obyek Wisata Pantai Tirtamaya, Pantai Balongan Indah, Pantai Glayem dan Pantai Junti Nyuat.

Kuliner khas yang mudah dijumpai di Pantai Glayem, Desa dan Kecamatan Juntinyuat dan Pantai Tanjungpura di Desa Ujung Gebang, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat berupa sajian makan dengan menu ikan bakar dengan harga terjangkau sehingga cukup banyak digemari masyarakat.

Pengunjung di tempat-tempat wisata itu umumnya rela berbasah-basahan sehabis berenang atau sekedar berendam di air laut. Walaupun rambut kotor karena pasir, mata merah terkena air laut dan kulit gosong terbakar matahari namun para pengunjung di tempat-tempat wisata pantai itu terlihat cukup menikmati.

Salah seorang pengunjung Ny.Linda, 37 dari Kabupaten Subang dihubungi Pos Kota mengemukakan, Lebaran tahun lalu bersama keluarga berwisata ke daerah Ciater, namun Lebaran Tahun ini dihabiskan di Pantai Tanjungpura, Desa Ujung Gebang, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Ia memilih Pantai Tanjungpura karena yang pertama jaraknya cukup dekat dari Kabupaten Subang, karena letak Pantai Tanjungpura berada di daerah perbatasan Kabupaten Indramayu-Kabupaten Subang, juga kondisi pantainya terlihat bersih tanpa lumpur dan sampah sehingga menarik bagi anak-anak berlama-lama bermain di air laut.

Banyak anak-anak juga remaja dan orang dewasa yang masih mengenakan pakaian baru rela berbasah-basahan bermain air dan pasir pantai. Kondisi pantai yang landai tidak curam serta deburan ombak yang tak terlalu tinggi menjadikan banyak pengunjung, termasuk anak-anak tidak takut berenang di laut.

“Kondisi ombak laut di Pantai Utara Jawa Barat ini sangat berbeda dengan kondisi ombak laut di Pantai Selatan seperti Kabupaten Pangandaran, Tasikmalaya, Garut atau Sukabumi yang ombaknya terkenal cukup besar dan tinggi karena di Samudra Hindia,” kata Khoridi, 48 warga Kabupaten Bandung salah seorang pengunjung Pantai Glayem, Desa dan Kecamatan Juntinyuat.

“Kalau di Pantai Utara Jawa Barat seperti Kabupaten Indramayu ini kondisi ombaknya kecil karena di Laut Jawa sehingga aman untuk bermain-main bagi anak-anak usia SD bahkan TK asalkan diawasi orang tuanya,” tambah Khoridi.

“Sambil bermain air kita juga bisa mencari cangkang kerang atau cangkang siput untuk dibawa pulang ke rumah. Cangkang kerang dan cangkang siput bisa untuk bermain behel atau congklak,” ujarnya.

Diakui, kalau kondisi tempat wisata Pantai Tanjungpura itu ujar Ny.Linda sudah cukup lumayan. Tinggal disediakan wahana permainan anak-anak yang lebih lengkap lagi. “Di sini kita juga tidak was-was membeli makanan dan minuman karena selain kondisinya bersih juga harganya tidak beda jauh dengan yang dijual pedagang di luar sana,” ujarnya.

Kesan umum setelah berkunjung ke tempat wisata Pantai Tanjungpura itu lanjut Ny.Linda sudah cukup lumayan. “Harapannya tinggal satu, agar Pemkab Indramayu memperbaiki akses jalan masuk dari Jalan Pantura, Desa Sukra menuju Pantai Tanjungpura, Desa Ujung Gebang itu kondisinya sudah rusak, perlu dibenahi supaya lebih nyaman,” ujar wanita yang mengenakan gelang perhiasan emas cukup  besar itu. (taryani/win)