Wednesday, 21 November 2018

Jalur Lintasan Utara Sukabumi Padat Merayap

Jumat, 8 Juli 2016 — 23:30 WIB
Arus lalulintas di lintasan utara Sukabumi dari siang hingga malam padat merayap

Arus lalulintas di lintasan utara Sukabumi dari siang hingga malam padat merayap

SUKABUMI (Pos Kota) – Arus lalulintas di lintasan utara Sukabumi, Jawa Barat terpantau padat merayap mulai Jumat (8/7) siang hingga malam. Kepadatan kendaraan ini akibat membludaknya volume kendaraan para wisatawan berlibur ke sejumlah objek wisata bersamaan dengan arus balik Lebaran, tahun ini.

Hingga pukul 22.30 WIB, kepadatan kendaraan baik dari arah Bogor-Sukabumi maupun sebaliknya masih padat merayap. Para pengendara tampak kelelahan dengan kondisi tersebut. Soalnya mereka terjebak di kemacetan hingga berjam-jam.

Tak sedikit dari mereka kelaparan lantaran sedikitnya para penjual makanan. Belum lagi, mereka kesulitan ketika hendak memarkirkan kendaraannya lantaran ruang kosong habis oleh dipakai oleh pengendara lainnya.

“Saya dari Bogor sudah enam jam baru sampai Cibadak. Ngga tahu berapa jam lagi arus lalin akan lancar. Sekarang saja masih merayap. Kami akan pulang ke Jubleg daerah Baros sana,” keluh salah seorang pemudik, Neneng, 37.

Menurut Isep, 45, warga Kecamatan Cibadak kemacetan dipicu meningkatnya volume kendaraan wisatawan, terutama bertujuan ke objek wisata di Pelabuhan Ratu dari berbagai wilayah seperti Jabotabek. Bersamaan dengan itu, para pemudik ke arah Jakarta juga memutuskan melewati jalur utara Sukabumi setelah lintasan Jalur Puncak macet.

“Dari siang tadi sudah merayap. Kemungkinan kondisi ini akan terjadi hingga besok atau hari Minggu. Bisa-bisa sampai pagi arus lalin baru lancar,” ujarnya.

Menurutnya, jangan mobil untuk laju kendaraan sepeda motor pun sangat sulit. Kondisi ini terjadi mulai dari Cikukulu hingga Cicurug. “Ada beberapa warga yang berani nyewa tukang ojek Rp150 ribu dari Cibadak sampai Cicurug. Padahal kalau hari normal paling mahal Rp50 ribu,” ungkapnya.

Kasatlantas Polres Sukabumi, AKP Herman Juardi menuturkan peningkatan volume kendaraan akan terjadi hingga Sabtu dan Minggu. Kepatan di wilayahnya imbas padatnya di Puncak Bogor.

“Titik-titik kemacetan mulai terjadi di Pasar Cicurug, Parungkuda, dan Cibadak. Kamo tetap menggunakan buka tutup agar tidak terjadi penumpukan. Kami mengimbau agar pengendara menaati peraturan,” tegasnya. (sule)