Tuesday, 21 August 2018

Karang Numpang Tempat Wisata Baru di Sukabumi

Jumat, 8 Juli 2016 — 1:15 WIB
Karang Numpang, objek wisata anyar yang selalu banyak dikunjungi wisatawan.

Karang Numpang, objek wisata anyar yang selalu banyak dikunjungi wisatawan.

SUKABUMI (Pos Kota) – Objek wisata anyar, Karang Numpang di Kampung Legoknyenang, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memasuki libur Lebaran diserbu warga. Tempat wisata yang baru eksis sekitar setahun ini menyuguhkan panorama alam berupa bebatuan gunung karang, ilalang, dan view sebagian wilayah Kota Sukabumi dari puncak gunung.

Dari jalur utama tepatnya ruas Jalan Mangkalaya-Cisaat, pengunjung harus melewati jalan berbatu sekitar 1 kilo meter untuk mencapai puncak Gunung Pancawati tersebut. Bagi pengunjung yang mengendarai motor dan mobil tak perlu khawatir. Jalan tersebut bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Namun untuk kendaraan roda empat diupayakan jenis offroad karena jalanannya berbatu dan menanjak. Sebelum masuk ke areal gunung, pengunjung harus melewati portal yang dijaga warga sekitar. Untuk sekarang tarifnya masih belum ditentukan. Kebanyakan pengunjung membayar rata-rata Rp2 ribu rupiah.

Selama perjalanan menuju puncak gunung, adrenalin pengunjung akan sedikit diuji karena melewati jalan berbatu, berbelok, dan berbatu. Di kiri kanan ada pemandangan pepohonan berupa ilalang dan kebun warga. Belum lagi, pengunjung juga akan melewati bekas pabrik penggilingan batu tua. Setelah memakan waktu sekitar 10-15 menit tiba lah pengunjung di areal parkir kendaraan yang juga masih dikelola warga setempat. Di sana kini sudah ada saung dan warung kecil.

Dari titik ini, pengunjung kini hanya bisa berjalan kaki ke atas puncak gunung. Di puncak ini pengunjung akan melihat berbagai bentuk batu karang, salah satunya Karang Numpang serta hamparan ilalang.

Di samping itu, mata pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan sudut Kota Sukabumi dan sebagian wilayah Panggeleseran Kabupaten Sukabumi. Di tambah udara segar dan semilir angin pegunungan.

Berdasarkan pengamatan Pos Kota, para pengunjung bukan hanya berasal dari warga lokal. Tak sedikit wisatawan asal wisatawan dari daerah lainnya yang penasaran melihat langsung Karang Numpang.

“Saya tahu Karang Numpang ramai di medsos. Kebetulan saya lagi berlibur ke saudara di Gunungguruh, sekalian saya mampir bersama keluarga dan teman-teman. Cukup indah juga pemandangan di sini,” ujar Agustina, 28, warga asal Kecamatan Cicurug ini.

Sayang, dari sekian banyak pesona Karang Numpang masih banyak fasilitas yang kurang. Di lokasi tersebut belum dikelola dengan baik. Mulai tempat parkir, dan belum tersedianya toilet umum. Padahal, dalam setahun terakhir di tiap liburan, Karang Numpang itu selalu banyak dikunjungi wisatawan. (sule)

  • Ailin

    POTENSI INI HRS DIKEMBANGKAN PEMDA

  • juragan

    Referensi fotonya masih ada ga

  • Xtrand

    BAKAL W JAJAJ #KARANGNUMPANG

  • Renville

    bukan semilir angin pegunungan….perbukitan kali…..yang belom pernah sih emang penasaran….t4 abg nongkrong

  • Andik

    bener kagak nih. jadi penasaran

  • Aziz

    hoax kagak nih. baru dikenal nih