Tuesday, 18 September 2018

Reza: Berbahaya, Pembunuh dan Pemerkosa Anak Kabur Dari Salemba

Senin, 11 Juli 2016 — 14:44 WIB
tahanan ks pembunuhan kabur

JAKARTA (Pos Kota) – Anwar, pembunuh dan pemerkosa bocah kabur dari Lapas Salemba, Jakarta Pusat, yang sudah divonis hukuman seumur hidup, menurut Reza Indragiri Amriel, Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), sangat berbahaya.

Menurut Reza, predator seksual terhadap anak-anak menjadi residivis, aksi mereka dapat berupa kejahatan seks, kejahatan dengan kekerasan non-sxeks dan kejahatan secara umum (tertinggi).

Reza berpendapat, predator seksual terhadap anak-anal-anak punya potensi lebih tinggi untuk mengulangi perbuatan kejinya tersebut, daripada predator seksual dengan korban bukan anak-anak. Sering kali mereka terspesialisasi sebagai pemangsa anak.

Profil Anwar, napi kabur,  menurut Reza, juga sesuai dengan ciri tipikal psychoterapy dropout; usia muda, pendidikan rendah, dan antisosial. “Dari situ, berlasan untuk yakin bahwa Anwar akan menolak rehablitasi apa pun. Program apa pun tidak akan mujarab untuk mengubah tabiat dan perilakunya.”

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih cermat lagi menjaga anak-anaknya. Kemudian, evaluasi sistem di Lapas (lembaga Pemasyarakatan) terkait penjagaan khusus terhadap napi kejahatan seksual terhadap anak-anak.

Kepada petugas, dia berharap agar foto Anwar,  disebarluaskan. Jika berhasil ditangkap, apalagi mengulangi kebiadabannya, sidangkan kembali lalu hukum mati.
(sir)