Monday, 12 November 2018

Gelapkan Pajak, Barcelona: Messi Diperlakukan Tak Adil

Selasa, 12 Juli 2016 — 19:49 WIB
Lionel Messi, bintang Barcelona. (reuters)

Lionel Messi, bintang Barcelona. (reuters)

SPANYOL – FC Barcelona pasang badan untuk Lionel Messi. Bahkan klib menilai ada yang ingin menjatuhkan pemain bintangnya itu. Pemain yang telah memeberikan banyak gelar bagi klub Catalan ini dijatuhi hukuman 21 bulan atas tuduhan penggelapan pajak.

“Messi diperlakukan dengan tak adil dan klub siap membelanya. Berdasarkan nurani, kami tak akan mundur,” ujar Josep Vives, juru bicara Barcelona, dalam situs resmi klub.

Akhir pekan lalu, Pengadilan Spanyol menyebut Messi dan ayahnya, Jorge Messi, bersalah atas penggelapan pajak pada 2007 hingga 2009. Ia dianggap merugikan negara hingga 4,1 juta Euro atau setara dengan Rp61 miliar. Ia pun disanksi 21 bulan hukuman penjara dan denda 2 juta Euro atau setara Rp29 miliar.

Namun, Messi tak perlu masuk bui. Pengadilan di Spanyol mengizinkan hukuman di bawah 2 tahun bisa ditunda kecuali ia mengulang kasus serupa. Sejauh ini, Messi telah melakukan banding ke Mahkamah Agung Spanyol.

Barca sejak awal melindungi Messi. Alasannya, saat itu, Messi masih 19 tahun dan menandatangani kontrak karena ingin bermain sepakbola. Messi disebutnya belum memahami pentingnya memnbayar pajak.

“Kita berbicara tentang Messi, seorang pemuda 19 tahun yang menandatangani kontrak. Ia hanya fokus bermain sepakbola dan menandangani kontrak berdasarkan kepercayaan pada penasehat keuangan yang bekerja padanya. Dan ia terus menjaganya (kepercayaan itu),” katanya lagi. (yp)