Saturday, 17 November 2018

Pejabat di Pemkot Depok Ketar-ketir Akan ada Mutasi

Kamis, 14 Juli 2016 — 15:50 WIB
Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna. (anton)

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Makin kencangnya isu adanya mutasi besar-besar di jajaran Pemkot Depok yang akan dilaksanakan bulan Agustus 2016 mendatang,  membuat beberapa pejabat di lingkungan Kota Depok ketar-ketir berkaitan. Ditengarai mereka  ketar-ketir kemungkinan kena rotasi atau mutasi.

“Beberapa pejabat memang ada yang kater-ketir berkaitan mutasi maupun rotasi tersebut karena mereka kebanyakan pilihan dari mantan Walikota Depok Nurmahmudi Ismail semasa menjabat selama sepuluh tahun atau dua priode,” ujar Hermen, warga Pancoran Mas, Depok, Kamis (14/7).

Seharusnya mereka tak perlu khawatir jika terjadi rotasi atau mutasi selain sudah cukup lama menjabat juga hasil pemilihan mantan Walikota Nurmahmudi Ismail saat penunjukan atau pemilihannya dulu lebih diutamakan dari kelompok atau golongan.

Menurut dia, banyak pejabat atau pimpinan di Kota Depok periode lalu yang tak sesuai dengan  porsi yang dipimpin sehingga tak jarang program kerja tak berjalan dengan baik hanya menggutamakan kepentingan pimpinan saja atau Asal Bapak Senang (ABS) serta dapat menjaga berbagai kepentingan yang ada.

“Tak hanya ditingkatan camat hingga dinas saja tapi lurah yang tak sejalan dan berseberangan partai dengan mantan Walikota Nuramahmudi Ismail langsung di copot waktu itu,” tuturnya yang berharap dalam kepemipinan Walikota Muhammad Idris dan Wakil Walikota Pradi Supriatna diharapkan lebih profesional dan harus ada reformasi birokrasi pejabat tersebut.

Harus Sesuai Kemampuan

Sementara itu, Wakil Walikota Pradi Supriatna, mengakui rencana rotasi jabatan atau mutasi pejabat di lingkungan Kota Depok akan dilakukan secara profesional dengan melihat kinerja dan evaluasi selama beberapa bulan belakangan.

“Tak ada bahasa like or dislike (senang atau tak senang seseorang) tapi semua berangkat dari kinerja dan kemapuan yang ditangani selama ini sebagai pegawai,” ujarnya yang diperkirakan kegiatan itu akan dilakukan Agustus 2016 mendatang.

Perombakan atau mutasi maupun rotasi tentunya hal yang biasa dilakukan untuk kepentingan roda pemerintah meningkatkan pembangunan demi kepentingan masyarakat banyak, imbuhnya yang menambahkan tak semuanya di rotasi atau mutasi jika pejabat itu bekerja dengan baik dan berhasil tentunya dapat dipertahankan.

“Terlebih mereka atau pejabat mulai dari Kepala Dinas, Bagian dan Camat sudah mengikuti proses uji kelayakan dan kepatutan beberapa waktu lalu. Sejumlah nama memang sudah ada tapi tunggu waktu saja dan untuk wajha baru atai tidak silakan tunggu bulan Agustsu 2016 mendatang,” tuturnya. (anton/win)