Thursday, 19 September 2019

Ronaldo Harus Istirahat Lima Bulan

Kamis, 14 Juli 2016 — 7:02 WIB
Ronaldo cedera berat setelah ditekel keras oleh pemain Prancis Dimitri Payet (reuters)

Ronaldo cedera berat setelah ditekel keras oleh pemain Prancis Dimitri Payet (reuters)

LISABON (Pos Kota) – Sukses Portugal menjadi jawara Piala Eropa 2016, tidak hanya menaikkan gengsi negeri seluas 92.212 kilo meter di semananjung Iberia itu, tapi juga melahirkan duka bagi sang bintang, Cristiano Ronaldo.

Euro Sports melansir, Ronaldo kemungkinan bakal menepi dalam waktu lama setelah melakukan pemeriksaan terhadap cedera yang menerpanya saat melawan Prancis pada partai final Piala Eropa 2016, awal pekan kemarin.

Dalam laga itu, Ronaldo ditarik keluar karena mengalami masalah ligamen lutut pada menit 25. Setelah dilakukan pemeriksaan, Ligamen lutut (ACL) mengalami sobek. Dan dari kasus yang ada, kebanyakan pemain harus menepi selama empat hingga lima bulan ke depan jika mengalami masalah seperti itu.

Gelandang Prancis, Dimitri Payet lantas disebut-sebut sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas cedera sang bintang. Sebab, dia yang membuat penyerang Real Madrid itu terkapar dengan sebuah terjangan brutal.

Pihak Real Madrid, klub tempat Ronaldo bernaung bahkan meminta Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) untuk menyelidiki ulah Payet yang dicurigai sengaja mencederai Ronaldo. Namun permintaan klub tersebut belum mendapat tanggapan dari UEFA.

MENGALAMI KERUGIAN

Cedera Ronaldo memang bakal membuat Madrid mengalami kerugian, baik secara finansial maupun tim. Akibat cederanya, Ronaldo dipastikan absen membela Madrid saat melawan Sevilla di Piala Super Eropa 2016 di Trondheim, Norwegia pada 9 Agustus mendatang. Selain itu, Ronaldo juga tidak bisa ikut tur pra-musim Los Blancos di New York, mulai 1 Agustus mendatang.

Payet sendiri sudah menyampaikan permohonan maaf, meski ia membantah sengaja mencederai Ronaldo. “Bukan, itu kecelakaan. Bukan sifat saya menjadi orang jahat di lapangan. Itu tak perlu ditanyakan lagi,” kata Payet. (junius)