Friday, 20 September 2019

Mayat Wanita Dalam Boks Plastik, Polisi Kumpulkan 24 Barang Bukti

Jumat, 15 Juli 2016 — 16:21 WIB
Tersangka Calvin mengenakan kupluk dikawal ketat polisi. (ilham)

Tersangka Calvin mengenakan kupluk dikawal ketat polisi. (ilham)

PENJARINGAN (Pos Kota) – Polisi masih terus mengusut kasus wanita yang mayatnya ditemukan dalam boks plastik di Penjaringan, Jakarta Utara. Hingga kini, polisi sudah mengumpulkan 24 barang bukti untuk diajukan dalam persidangan nanti.

“Hanya baju tersangka yang belum ketemu karena dibuang di kali Ancol. Walau pun tidak ketemu tidak akan mempengaruhi proses penyidikan karena kami punya 24 item barang bukti,” kata Kapolres Jakarta Utara, Kombes Daniel Bolly Tifaona, Jumat (15/7).

Dikatakan, tidak hanya barang bukti juga keterangan saksi petunjuk, saksi ahli, rekaman Closed Circuit of Television (CCTV) hingga pengakuan tersangka sudah terkumpul.

(BACA : Ada Secarik Doa Ayah dalam Boks Isi Mayat Farah)

“Makanya, saat pelaku dimintai keterangan, kita tidak langsung percaya. Pengakuannya kita lakukan sinkronisasi (match) dulu. Contoh, CCTV merekam dia keluar dari apartemen pukul 22.00 WIB. Ternyata pengakuan tersangka jam segitu juga keluar, jadinya match. Ternyata jam segitu tersangka ini keluar ya tengah membuang mayat dalam boks plastik itu ke kolong tol,” ujarnya.

Dijelaskan, walaupun barang bukti sudah satu, kami yakin barang-barang bukti yang lain yang terhitung sebanyak 24 item sudah mendukung untuk menetapkan pelaku sebagai tersangka. Kasus ini terus berjalan, bahkan pencaharian barang bukti juga berlanjut,” ucapnya.

Sebelumnya mayat wanita dalam box plastik Farah Nikmah Ridhallah, 24 ditemukan dibuang di bawah kolong tol Pantai Indah Kapuk (PIK) Penjaringan. Korban dibuang oleh tersangka Calvin Soepargo, 52 usai membunuhnya di apertemen miliknya di di Apartemennya Mediterania Marina Tower B, Lt, 27, BJ, Ancol. (ilham)