Friday, 21 September 2018

Presiden Turki : Ada Faksi di Militer Menghianat

Sabtu, 16 Juli 2016 — 8:43 WIB
Warga tolak kudeta di Turki (reuters)

Warga tolak kudeta di Turki (reuters)

TURKI-Setelah terjadi kudeta, Presiden Turki Erdogan mempersingkat masa liburnya dan telah tiba di Istanbul.

Setelah tiba di Istanbul, Presiden Erdogan mengatakan, “Sebuah faksi tubuh militer melancarkan gerakan pengkhianatan”

Dalam pidatonya di Bandara Internasional Ataturk, Istanbul, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengecam aksi kudeta.

Sebagaimana dikutip stasiun televisi pemerintah Turki, TRT, Erdogan menuding ada “sebuah faksi di tubuh militer melancarkan gerakan pengkhianatan”.

Dia lalu menyeru kepada semua komandan untuk “melindungi nilai-nilai bangsa ini” dan “kembali ke jalan yang benar sesegera mungkin.”

Perdana Menteri Binali Yildirim menyebut tindakan ini oleh kelompok militer ini ‘aksi ilegal’ dan menekankan bahwa ini ‘bukan kudeta’.

Ia menegaskan bahwa pemerintah masih ada dan bertanggung jawab menjalankan negara.

“Siapa saja yang ada di kelompok ini, yang melakukan tindakan ilegal, akan membayar dengan harga yang sangat mahal,” kata PM Yildirim. Dia mengatakan upaya kudeta dilakukan oleh Fethullah Gullen

Aksi kudeta yang dilancarkan sebuah kelompok militer Turki mendapat tentangan dari sejumlah warga Turki. Mereka berkumpul di beberapa lokasi di Kota Ankara dan Istanbul untuk memprotes kudeta.(BBC)