Tuesday, 30 May 2017

Mahasiswanya Tewas Gantung Diri, Rektor IPB Berduka

Minggu, 17 Juli 2016 — 13:18 WIB
*Illustrasi

*Illustrasi

BOGOR (Pos Kota) – Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) ungkapkan rasa duka cita atas kematian Anang Fahri, 24, yang mengahiri hidupnya dengan cara gantung diri pada Sabtu (16/7) kemarin. Belum diketahui apa motif dari aksi mahasiwa IPB yang merupakan warga Lenteng Agung, Jakarta ini.

Anang gantung diri di rumah kosan milik Firman di Kampung Babakan Lio Rt 03/09 Kelurahan Balumbang Jaya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor.

Rektor IPB, Prof Herry Soehardiyanto melalui rilis Humas IPB yang diterima Pos Kota mengatakan, sehubungan dengan kasus meninggalnya AFA, mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) IPB, Rektor IPB Prof.Dr. Herry Suhardiyanto menyatakan berduka cita yang mendalam. “Mengenai informasi lebih detil terkait lokasi dan waktu kejadian, serta penyebab kematian, kami masih menunggu keterangan dari pihak berwajib. IPB siap bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam pengungkapan kasus ini,” kata Rektor.

Jenazah AFA, mahasiswa IPB yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di rumah kos di kawasan Babakan Lio, Darmaga, saat ini telah selesai divisum di Rumah Sakit Bhayangkara Bogor dan siap diberangkatkan ke rumah duka di Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Satu unit ambulance milik IPB disiapkan untuk membawa jenazah AFA ke rumah duka.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB, Prof. Dr. Yonny Koesmaryono mengatakan, IPB sangat berduka cita dengan wafatnya AFA. (Baca: Mahasiswa IPB Gantung Diri di Kamar Kos)

“Semoga almarhum diampuni segala dosa dan kekhilafannya serta diterima di sisi-Nya. Semoga keluarga AFA diberikan keikhlasan dan kesabaran. Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan secara seksama atas wafatnya mahasiswa kami. Semoga ke depan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,”kata Prof Yonny.
Sebelumnya diberitakan, mahasiswa kedokteran hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri (gandir) Sabtu (16/7).

Anang Fahri, 24, mahasiwa IPB ini merupakan warga Lenteng Agung, Jakarta.

Petugas Polsek Bogor Barat dan tim identifikasi Polres Bogor Kota yang tiba dilokasi kejadian, lalu melakukan olah TKP.

Di TKP, tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Bogor Barat. AKP Yaser Arafat ini menemukan. tali nilon warna biru menempel di leher korban.

Kepala Biro Hukum, Promosi dan Hubungan Masyarakat IPB, Prof Yatri Indah Kusumastuti berbelasungkawa atas kejadian ini.

(yopi/sir)