Friday, 20 September 2019

Pegawai Kafe: Jessica Meminta Meja untuk 4 Orang

Rabu, 20 Juli 2016 — 11:07 WIB
Terdakwa kasus pembunuhan  Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.  (rihadin)

Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (rihadin)

JAKARTA (Pos Kota) – Tiga pegawai Kafe Olivier menjadi saksi dalam sidang Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (20/7/2016).

Dalam sidang yang dipimpin hakim ketua Kisworo itu, Aprilia Cindy, pegawai kafe, mengatakan pada 6 Januari terdakwa Jessica datang sekira pukul 15:30. Ia memesan meja untuk empat orang di area non smoking. Ia mengantarnya ke meja 54.

Usai memesan meja, Jessica pergi keluar dengan janji kembali pada pukul 16:00. Aprilia meminta nomor telepon Jessica sehingga bisa dihubungi bila terlambat datang.

(Baca: Saksi Hani: Setelah Minum Ice Coffe, Mirna Kesal Dengan Pesanan Jessica)

Menurut pagawai yang betugas mengantarkan makanan ini, Jessica kembali pada pukul 16:14. Berpapasan, Aprilia mengantarnya ke meja yang telah dipesannya untuk empat orang.

Jessica memilih table 54 yang berbentuk setengah lingkaran. Meja 53 dan 55 yang juga untuk empat orang sudah terisi.

Saat datang, ia melihat Jessica membawa dua paper bag biru. “Sebelumnya, dia hanya membawa tas pribadi,” katanya. “Dia menaruh paper bag itu di
meja. Tapi saya hanya mengantarkan menu saja, saya tidak tahu dia pesan apa.”

Wayan Mirna Salihin tewas di kafe tersebut usai meminum es kopi Vietnam yang dipesan Jessica. Belakangan diketahui dalam kopi tersebut mengandung racun sianida. (silaen/yp)