Monday, 24 September 2018

Kuasa Hukum Lihat Kejanggalan Waktu Pemesanan Kopi dengan Kedatangan Jessica

Kamis, 21 Juli 2016 — 14:55 WIB
Jessica Kumala Wongso dan penasehat hukum,  Otto Hasibuan

Jessica Kumala Wongso dan penasehat hukum, Otto Hasibuan

JAKARTA (Pos Kota) – Otto Hasibuan, kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, melihat ada perbedaan waktu pemesanan kopi dalam sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2016).

Hal itu disampaikan Otto saat Rangga Dwi Saputra diminta kesaksiannya dalam sidang tersebut. Rangga adalah peracik kopi yang dipesan Jessica untuk Mirna.

“Katanya dia (Rangga) terima order pukul 16:08 tapi Jessica baru datang pukul 16:14, bagaimana bisa? Ini buktinya jaksa,” ujannya. “Kami ingin tahu yang sebenarnya, bagaimana ini bisa terjadi?”

Jaksa Penuntut Umum menanggapinya dengan keberatan. Jaksa Sandhy Handika mengatakan dapat membuktikan tak ada kejanggalan dalam urutan waktu di berita acara pemeriksaan.

Menengahi hal itu, majelis hakim minta ada pemeriksaan lebih jauh. “Bisa saja waktu di CCTV dengan waktu di laptop barista berbeda,” kata hakim Kisworo.

Dalam persidangan itu juga terungkap sepanjang hari itu, ada 10 pemesanan es kopi Vietnam di kafe tersebut. Tiga di antaranya dibuat Rangga, termasuk es kopi yang diminum Mirna.

(Baca: Cecar Barista, Hakim Anggap Pembuat Kopi Beri Keterangan Berbelit)

Selanjutnya, JPU akan menghadirkan Johanis, pegawai kafe lainnya, untuk bersaksi. Ia antara lain harus menjawab kemana sisa air panas dalam teko yang diantar ke meja Jessica.

Mirna tewas usai meminum es kopi Vietnam di kafe itu pada 6 Januari. Hasil pemeriksaan polisi, dalam kopi yang dipesan Jessica yang datang lebih dulu itu mengandung racun sianida. (silaen/yp)