Saturday, 20 July 2019

Bangunan Liar di Sepanjang Jalan Raya Citayam Digaruk

Kamis, 28 Juli 2016 — 12:16 WIB
alat berat cobelco membongkar bangunan liar di depan terminal Citayam (angga)

alat berat cobelco membongkar bangunan liar di depan terminal Citayam (angga)

DEPOK (Pos Kota) – Bangunan liar (bangli) sepanjang Jalan Raya Citayam, hingga Stasiun Citayam, Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok, Kamis (28/7) siang digaruk oleh Tim Gabungan.

Untuk operasi penggarukan atau penertiban ini diterjunkan ratusan personil gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan jajaran Polresta Depok.

Operasi penertiban dipimpin Kasat Pol PP Nina Suzana didampingi Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Tata Irawan, mengerahkan 148 personil gabungan Polres Polsek dan TNI untuk menjaga kelancaran pembongkaran bangunan liar dan PKL.

“Sekitar 80 bangunan permanen maupun semi permanen berdiri sepanjang Jalan Raya Citayam mulai dari Bojong Pondok Terong sampai Stasiun Citayam,”ujar Nina kepada Pos Kota di lokasi.

Menurut Nina bangunan yang dibongkar lantaran berada di atas saluran air dan melanggar garis sepadan sungai.

“Satu alat berat Ekskavator (Cobelco) dan dua unit truk untuk membawa material bangunan diturunkan. Petugas berhati-hati dalam menggunakan ekskavator lantaran bangunan dekat dengan jalan raya yang situasi lalulintasnya sedang ramai,”katanya.

Sebelumnya Nina telah memberikan surat peringatan untuk membongkar bangunanannya sendiri. “Sudah kita peringatkan dengan melalui surat. Namun pedagang membandel sehingga sampai batas akhir yang dijanjikan tidak dibongkor langsung kita tertibkan,”ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Pancoran Mas Kompol Tata Irawan menambahkan, keberadaan bangunan liar yang berdagang di pinggir jalan menganggu lalulintas kendaraan yang melintas.

“Depan Stasiun Citayam setiap hari selalu padat lantaran banyak pedagang kaki lima menjajakan dagangannya menganggu laju kendaraan yang dilewati. Selain itu angkot yang mangkal juga jadi salah satu faktor kemacetan,” tambahnya.

“Personil kita turunkan di lokasi untuk antisipasi kemacetan akibat penertiban tersebut,” katanya. (Angga/M2/M13/win)