Friday, 20 July 2018

Reshuffle Kabinet

PDIP Bantah Megawati Makin Ditinggalkan Jokowi

Kamis, 28 Juli 2016 — 18:00 WIB
jokowi

JAKARTA (Pos Kota) – PDIP membantah tudingan bahwa Megawati makin ditinggalkan oleh Presiden Jokowi karena tidak mereshuffle  Menteri BUMN Rini Soemarno. Padahal, PDIP dan rekomendasi Pelindo II DPR  yang diketuai  Rieke Diah Pitaloka (PDIP) mendesak Presiden mencopot Rini.

“Itu sama sekali tidak benar. Bahwa Ibu Megawati orang yang sangat menjunjung tinggi protokoler, menghormati keadaban, dan komunikasinya dengan Jokowi sangat baik. Ibu Mega orangnya bukan ‘slonong boy’. Jadi, Pak Jokowi ingin menunjukkan bahwa reshuffle itu hak prerogatif  Presiden,” ujar politisi PDIP Eva Kusuma Sundari, dalam diskusi di DPR, Kamis (28/7).

PDIP, kata Eva, akan tetap konsisten dengan sikapnya untuk mengawal Jokowi dan Nawacita. Termasuk dalam melakukan evaluasi kinerja para menterinya. “Jika keluar dari Nawacita dan Trisakti, PDIP pasti akan melakukan koreksi. Demikian juga untuk Presiden Jokowi yang memang diusung oleh PDIP. Jadi, PDIP tidak pernah berbalik arah, yakni konsisten,” katanya.

Eva  menegaskan,  banyak usaha dan isu yang terkait hubungan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri dengan Presiden Jokowi.Kasus Komjen Pol Budi Gunawan dan Menteri BUMN Rini Soemarno diakui kerap dijadikan contoh betapa tidak harmonisnya hubungan antara Jokowi dan Megawati.

“Isunya kan Pak Jokowi tidak menagmini keiginan Ibu Megawati untuk mengangkat Budi Gunawan menjadi Kapolri dan keiginan Megawati untuk menggusur Rini Soemarno dari cabinet.Tapi tidak benar hubungan Pak Jokowi dan Bu Mega baik-baik saja,” ujar Eva.

Megawati, tegasnya, tidak seperti ketua-ketua umum partai lainnya yang dalam mendukung Jokowi. Megawati sangat disipilin pada aturan protokoler sehingga tidak pernah Megawati datang ‘selonong boy’ ke Istana,  bahkan seperti ada ketua umum partai yang berani menghadang Jokowi di luar negeri.

“Jadi memang bu Mega selalu menjaga jarak dan Bu Mega konsisten tidak seperti ketua umum partai lain yang bahkan berani mencegat Jokowi di luar negeri untuk memuluskan dan mendapatkan keinginannya,” tegasnya.

Diakui oleh Eva memang antara Megawati dan Jokowi tidak selalu seiring sejalan, namun menurutnya hal itu masih bisa ditoleransi. ”Makanya kalua ada yang bilang hubungan PDIP dan Jokowi tidak harmonis dan PDIP tidak akan dukung Jokowi lagi yah ngawur. Partai lain saja justru balik badan sekarang dukung Jokowi, bodoh kalua sekarang justru PDIP tidak mendukung Jokowi lagi.

Terkait resufle sendiri, Eva menyukuri tidak ada menteri PDIP yang tergusur dari cabinet atau digeser ke jabatan lain.Eva sendiri memahami banyakna menteri yang tidak lagi mendapatkan kepercayaan atau dipindahkan karena faktanya banyak sekali raport yang tidak baik.

”Indikatornya kan salah satunya mudah saja, soal penyerapan anggaran saja banyak yang tidak perform jadi wajar kalua diganti,” tandasnya. (rinaldi/timyadi/win)