Saturday, 17 November 2018

Husni Mubarok, Siswa Miskin Dapat Sepeda dari Walikota Bekasi

Jumat, 29 Juli 2016 — 14:46 WIB
dapat sepeda

BEKASI (Pos Kota) – Husni Mubarok, siswa afirmasi  (keluarga miskin) yang tinggal di rumah kontrakan Jalan Banteng Gang Safar RT 005/011 Nomor 74,  Bekasi Barat Kota, nampak sumringah, ketika Walikota Bekasi, Rahmat Effendi berkunjung ke kediamannya sambil membawa sepeda Jumat, (29/07).

“Saya senang sekali, sekolah digratiskan bahkan baju dan seragam lainnya dan saat ini saya dibantu sepeda untuk berangkat sekolah,” ujar Husni.

Mubarok mengaku keluarganya tidak mampu membiayai sekolah hingga tingkat SMA, Namun dirinya nekat mendaftar di sekolah Atlit SMAN 8 Kota Bekasi .

“Ibu saya sebelumnya menyarankan agar saya tidak usah sekolah ,tapi saya nekad aja mendaftar di sekolah Atlit, saya juga pernah menjuarai lomba pencak silat, siapa tau bisa di bantu, pada saat mendaftar saya kaget, dan saya tidak berani daftar ulang .Hari berikutnya saya di telpon pihak sekolah (Irma Yani Wakasek Bidang Kesiswaan) di minta datang ke sekolah ,” cerita Husni.

Pihak sekolah ternyata menggratiskan seluruh biaya sekolah dan Mubarok masuk sebagai salah satu siswa kelas Atlit. Karena ketiadaan biaya ,selama dirinya sekolah berjalan kaki dari rumahnya sejauh 7 km.

” Hari ini walikota dan pihak sekolah Ke rumah saya dan saya diberi sepeda, Alhamdulillah bisa buat  ke sekolah dan akan saya rawat sepedanya ,saya juga di beri uang saku ,” ujarnya.

Umi, orang tua Husni Mubarok mengatakan jika keseharianya menjual pisang keliling tidak mampu menopang keluarganya akibat ditinggal sang suami.Namun niatan putranya untuk terus bersekolah ternyata terjawab.

Mubarok menurutnya Anak yang sangat berbakti dan tidak pernah mengeluh, meskipun setiap hari harus berjalan kaki dari Kranji hingga ke pekayon tempat putranya belajar di SMA 8. Bahkan tinggal di rumah Kontrakan petakan 2 kali 3 meter Mubarok masih berprestasi di bidang seni bela diri Pencak Silat.

“Keinginanya jadi insinyur kadang membuat saya sedih ,tapi mudah mudahan dengan semangat dan doa ,bisa terwujud dan jaminan sekolah gratis oleh Walikota membuat saya lega,” ungkapnya

Walikota Bekasi Rahmat Effendi di rumah Mubarok , mengatakan bahwa semangat siswa untuk belajar harus terus di jaga.Keadaan ekonomi tidak boleh menjadi kendala karena pemerintah Kota Bekasi sudah mengalokasikan dana pendidikan lebih dari 28 persen dari APBD.

“Semoga bisa jadi Habibie nya bekasi ,jangan lupa belajar dan semangat ,Dinas juga harus terus menyisir usia sekolah yang tidak bisa sekolah dengan alasan biaya .6,5 Milyar sudah kita siapkan untuk siswa afirmasi ,” Kata Rahmat Effendi.

PLT Kepala Dinas Pendidikan, Alexander Zulkarnain didampingi Kepala sekolah SMA 8  Sri Mardianti mengaku saat ini sedang melakukan penyisiran ke RT/RW dan mencari siswa miskin yang belum masuk sekolah.

” Kita udah buat tim masing masing sekolah mencari siswa miskin yang nggak bisa sekolah di wilayahnya ,nanti kita jemput dan di salurkan sekolah Swasta dengan jaminan bebas Biaya ,” Katanya. (Saban/win)