Sunday, 23 July 2017

Guardiola Tidak Sabar City Tantang Arsenal

Sabtu, 30 Juli 2016 — 8:25 WIB
Pep Guardila pmelatih Manchester City (reuters)

Pep Guardila pmelatih Manchester City (reuters)

SHENZHEN (Pos Kota) – Batalnya partai derby Manchester di ajang International Champions Cup (ICC) 2016 zona Tiongkok beberapa waktu lalu, sempat membuat Pep Guardiola kecewa. Tidak heran jika arsitek anyar Manchester City itu sudah tidak sabar untuk melawan Arsenal Agustus mendatang demi mengukur kekuatan tim asuhannya dalam persaingan di pentas Eropa, tapi juga kompetisi domestik, musim 2016-2017 ini.

Dilansir Daily Mirror, kedatangan Guardiola ke City musim ini memang tidak hanya ditargetkan membawa tim yang bermarkas di Stadion Erihad itu berjaya di panggung Eropa, tapi juga di Liga Primer Inggris.

Target itu cukup realistis mengingat sukses yang pernah diukir pelatih berkepala plontos itu bersama Barcelona di era 2008-2012 dan Bayern Munchen selama 2013-2016. Meski berat, namun Guardiola mengaku siap untuk bisa memenuhi target tersebut. Sayangnya, City belum terlihat ‘garang’ di bawah asuhan Guardiola dari dua laga yang sudah mereka lakoni selama pramusim ini.

Tim berjuluk The Citizen itu takluk 0-1 dari Munchen pada laga ujicoba 21 Juli lalu. Di ajang International Champions Cup 2016, City sebenarnya sempat dijadwalkan bakal menghadapi Manchester United (MU). Namun akhirnya dibatalkan karena kondisi stadion yang tidak memungkinkan. Beruntung, City bisa membayar kekalahan mereka dari Munchen dengan mengalahkan wakil Jerman lainnya, Borussia Dortmund pada Kamis (28/7) kemarin. Namun City menang lewat adu penalti 6-5 usai bermain 1-1 selama 90 menit di Shenzhen, Tiongkok.

UNGGUL DAHULU

Unggul lebih dulu lewat gol Sergio Aguero (79′), City yang tak diperkuat Joe Hart di bawah mistar gawang, harus kebobolan lewat aksi Christian Pulisic di penghujung laga sebelum bisa memastikan kemenangan lewat adu oenalti. Pun, Guardiola tidak menilai laga itu dari hasil akhir.

Menurutnya, City sudah memperlihatkan banyak kemajuan. “Saya pikir sudah banyak perkembangan yang diperlihatkan oleh tim sejak kalah di Munich dan itu adalah hal terpenting dalam sebuah pertandingan pramusim,” kata Guardiola menanggapi performa timnya.

Untuk itu ia berharap timnya bisa terus memperlihatkan oeningkatan di laga berikutnya melawan Arsenal dalam laga ujicoba, 8 Agustus mendatang. “Sekarang kami akan pulang dan mempersiapkan diri untuk melawan. Ini adalah pertandingan yang penting buat kami setelah batalnya derby Manchester di Tiongkok. Arsenal adalah salah satu oesaing kami dalam perburuan gelar tidak hanya di kompetisi domestik, tapi juga di Eropa. Para pemain harus benar-benar siap untuk itu,” jelas pelatih berusia 45 tersebut.

Di sisi lain, Arsenal yang masih ditukangi Arsene Wenger belum pernah sekalipun menelan kekalahan. Setelah bermain 1-1 melawan Lens, tim berjuluk Gudang Peluru itu baru saja mengalahkan tim Major League Soccer (MLS) All-Stars dengan skor 2-1, Jumat (29/7) pagi WIB. Dua gol penentu kemenangan Arsenal dicetak Joel Campbell (penalti, 11) dan Chuba Akpom (97′). Sedangkan satu-satunya gol balasan MLS All-Stars dicetak Didier Drogba (45′). “Hasil ini menjadi bukti bahwa kami bisa bermain lebih baik dari apa yang kami inginkan,” tandas Wenger. (junius)